Skripsi Ilmu Perikanan
PERBANDINGAN CITRA PEREMPUAN DALAM ROMAN ?GADIS PANTAI? KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DENGAN NOVEL ?RONGGENG DUKUH PARUK? KARYA AHMAD TOHARI
ABSTRAKSI
Dwi Setyo Budi, 2016 : Perbandingan Citra Perempuan dalam
Roman Gadis Pantai karya Pramoedya
Ananta Toer dengan Novel Ronggeng
Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari
Dosen Pembimbing I : Drs. I Wayan Letreng. M.Pd
Dosen Pembimbing II : Dra. Sri Yanuarsih. M.Pd,
Kata Kunci : Citra Perempuan, Roman Gadis Pantai, Novel Ronggeng Dukuh Paruk
Karya sastra adalah rekonstruksi yang harus dipahami dengan memanfaatkan mediasi. Karya sastra membangun dunia melalui energi kata-kata. Melalui kualitas hubungan paradigmatik, sistem simbol, kata-kata menunjuk sesuatu yang lain di luar dirinya. Salah satu jenis karya sastra yaitu roman dan novel. Roman merupakan sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau gancaran yang isinya melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing. Sedangkan novel merupakan karya sastra berbentuk prosa yang menceritakan tentang kehidupan manusia dalam berinteraksi dengan lingkungannya yang terdapat nilai-nilai budaya sosial, moral dan pendidikan. Berdasarkan pemaparan di atas, maka penulis tertarik untuk membuat judul tentang ?Perbandingan Citra Perempuan dalam Roman Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer dengan Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari?. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana aspek citra perempuan yang berupa aspek fisis citra diri perempuan, aspek psikis citra diri perempuan, dan citra sosial dalam Roman Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer? (2) Bagaimana aspek citra perempuan yang berupa aspek fisis citra diri perempuan, aspek psikis citra diri perempuan, dan citra sosial dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari? (3) Bagaimana perbandingan citra perempuan dalam Roman Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer dengan Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari?
Tujuan penelitian yang penulis lakukan ini adalah untuk memberikan gambaran secara objektif tentang citra perempuan dalam roman ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananta Toer dan novel ?Ronggeng Dukuh Paruk? karya Ahmad Tohari, serta ingin membandingkan citra perempuan dalam roman ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananta Toer dan novel ?Ronggeng Dukuh Paruk? karya Ahmad Tohari.
Dalam menganalisis roman Gadis Pantai dan novel Ronggeng Dukuh Paruk ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, dalam arti bahwa data yang dianalisis berbentuk deskripsi dan tidak berupa angka-angka, jenis penelitian yang digunakan, yaitu jenis penelitian kualitatif, sebuah proses yang lebih ditonjolkan pada penelitian ini tidak menggunakan prosedur statistik. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan feminisme. Pendekatan feminisme digunakan untuk menganalisis citra perempuan yang terdapat pada roman Gadis Pantai dan novel Ronggeng Dukuh Paruk. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik studi pustaka dan dokumen. Dan data yang digunakan adalah data primer, yaitu data yang telah tersedia dalam roman Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer dan novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari.
Dari hasil analisis tersebut dapat ditemukan citra perempuan dalam roman Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer dan novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari diantaranya aspek fisis citra diri perempuan, aspek psikis citra diri perempuan,dan citra sosial. Serta membandingkan roman Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer dengan novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari diantaranya aspek fisis citra diri perempuan, aspek psikis citra diri perempuan,dan citra sosial.
Penulis sadar bahwa dalam skripsi ini masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan. Kekurangan tersebut tentunya dapat dijadikan peluang untuk peningkatan penelitian selanjutnya.
Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
No other version available