Skripsi Ilmu Perikanan
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS DENGAN MEDIA LINGKUNGAN SEKITAR MELALUI MODEL KONSTRUKTIVISTIK SISWA KELAS VIII MTs PONDOK MODERN MUHAMMADIYAH PACIRAN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAK
Yuliyanah, 2016 : Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Bebas Dengan Media Lingkungan Sekitar Melalui Model Konstruktivistik Siswa Kelas VIII MTs Pondok Modern Muhammadiyah Paciran Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016
Kata Kunci : Peningkatan, kompetensi menulis puisi bebas, model konstruktivistik
Dengan mendasarkan pada standar kompetensi lulusan maka siswa diharapkan memiliki kompetensi melakukan berbagai jenis kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan dan informasi dalam berbagai bentuk, termasuk menulis puisi bebas.
Kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan dan informasi dalam berbagai bentuk, termasuk menulis puisi bebas. Dalam cakupan kemampuan bahasa, puisi bebas termasuk kemampuan menulis. Kompetensi menulis puisi bebas ini dapat diupayakan melalui pembelajaran dengan model konstruktivistik. Pembelajaran dengan model konstruktivistik ditujukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa materi menulis puisi bebas.
Berdasarkan uraian dalam latar belakang masalah tersebut maka masalah dalam penelitian ini dirumuskan sebagaiberikut: 1) Bagaimanakah kemampuan menulis puisi bebas siswa kelas VIII MTs Pondok Modern Muhammadiyah Paciran Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016? 2). Bagaimanakah kemampuan menulis puisi bebas dengan model konstruktivistik siswa kelas VIII MTs Pondok Modern Muhammadiyah Paciran Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016? 3). Apakah dengan penggunaan media lingkungan sekitar kemampuan menulis puisi bebas siswa kelas VIII MTs Pondok Modern Muhammadiyah Paciran Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016 dapat meningkat?
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di MTs Pondok Modern Muhammadiyah Paciran Lamongan, pada kelas VIIIC semester genap yang berjumlah 30 siswa pada bulan semester genap tahun pelajaran 2015/2016 dengan pengumpulan data pada bulan Mei 2016. Pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, lalu dianalisis kebenaran data-data tersebut. Pengumpulan data tersebut dilakukan melalui pembelajaran perbaikan yang dilakukan dalam dua siklus, yakni siklus I dan siklus II yang di dahului dengan pembelajaran prasiklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Setelah data hasil tes terkumpul dan dianalisis diperoleh (1) nilai rata-rata hasil tes prasiklus 70,00 dan ketuntasan 57,14%, (2) nilai rata-rata hasil tes siklus I 79,00 dan ketuntasan 66,66%, (3) nilai rata-rata hasil tes siklus II 84,33 dan ketuntasan 88,46%.
No other version available