Senayan

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Bookmark Share

Skripsi Ilmu Perikanan

KAJIAN PSIKOANALISIS TOKOH DAN UNSUR KEBUDAYAAN DALAM NOVEL WETON (BUKAN SALAH HARI) KARYA DIANING WIDYA YUDHISTIRA

IIN NUSROTUL MILLAH - Personal Name;

ABSTRAK

Dayanti, Puji Hanis, 2016 : Kajian Psikoanalisi dan Unsur Kebudayaan
novel Weton (Bukan Salah Hari) karya
Dianing Widya Yudhistira
Pembimbing I : Dra. Sri Yanuarish, M.Pd.
Pembimbing II : Drs. Moh. Mu?minin, M.Pd.
Kata Kunci : Kajian Psikoanalisis Tokoh dan Unsur Kebudayaan
Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh permasalahan mengenai psikoanalisis tokoh dan unsur kebudayaan. Psikoanalisis memberikan perhatian pada masalah yang berkaitan dengan unsur-unsur kejiwaan tokoh-tokoh fiksional yang terkandung dalam sastra. Aspek-aspek kemanusiaan inilah yang merupakan objek utama, sebab semata-mata dalam diri manusia itulah aspek kejiwaan dicangkokkan dan diinvestasikan. Kebudayaan yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan yakni benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) bagaimanakah psikoanalisis tokoh dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira, yang meliputi: (1) bagaimanakah id dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira?, (2) bagaimanakah ego dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira?, dan (3) bagaimanakah superego dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira?, (2) bagaimanakah unsur kebudayaan dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira, yang meliputi: (1) bagaimanakah mata pencaharian dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira?, (2) bagaimanakah sistem kemasyarakatan dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira?, dan (3) bagaimanakah sistem religi dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira?.
Tujuan dalam penelitian ini yakni: (1) untuk memperoleh deskripsi tentang psikoanalisis tokoh yang meliputi: (1) id dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira, (2) ego dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira, dan (3) superego dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira, (2)untuk memahami unsur kebudayaan yang meliputi: (1) mata pencaharian dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira, (2) sistem kemasyarakatan dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira, dan (3) sistem religi dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori psikoanalisis Sigmund Freud dan kajian kebudayaan oleh Koentjaraningrat. Pertama, teori psikoanalisis Sigmund Freud yang mengatakan bahwa kehidupan jiwa memiliki sktruktur kepribadian yakni: (1) sadar, (2) prasadar, (3) tak sadar, (4) id, (5) ego, dan (6) superego. Kedua, unsur kebudayaan yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat adalah sebagai berikut: (1) peralatan kehidupan manusia, (2) mata pencaharian, (3) sistem kemasyarakatan, (4) sistem bahasa (dan sastra), (5) kesenian dengan berbagai jenisnya, (6) sistem pengetahuan, dan (7) sistem religi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu cara untuk mengungkap fakta-fakta yang tampak atau teramati dengan memberi deskripsi, yakni dengan mempelajari masalah-masalah dalam masyarakat, serta tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi utertentu, termasuk tentang hubungan kegiatan-kegiatan, sikap-sikap, pandangan-pandangan, serta proses-proses yangs edang berlangsung dan pengaruh-pengaruh dari suatu fenomena.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni jenis penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang mendeskripsikan atau melukiskan novel dan data yang diperoleh, kemudian dianalisa menggunakan uraian-uraian dan dijabarkan dalam kalimat. Tujuan penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif adalah untuk memahami psikoanalisis tokoh dan unsur kebudayaan, dengan lebih menitikberatkan pada gambaran yang lengkap tentang fenomena tersebut yang dikaji daripada memerincinya menjadi variabel-variabel yang saling terkait.
Pendekatan yang penulis gunakan dalam penelitan ini yaitu pendekatan psikologi sastra dan antropologi sastra. Pertama, pendekatan psikologi sastra dapat diartikan sebagai suatu cara analisis berdasarkan sudut pandang psikologi dan bertolak dari asumsi bahwa karya sastra selalu saja membahas tentang peristiwa kehidupan manusia yang merupakan pancaran dalam menghayati dan mensikapi kehidupan. Kedua, pendekatan antropologi merupakan pendekatan yang memiliki kaitan erat dengan kajian budaya, atau usaha untuk mencoba memberikan identitas terhadap karya tersebut dengan menganggapnya sebagi mengandung aspek tertentu, dalam hubungan ini ciri-ciri kebudayaan.
Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) teknik baca; membaca novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira secara cermat, teliti dengan pemahaman yang penuh menafsirkan dan membuat deskripsi dari data, (2) teknik catat; mencatat bagian-bagian dari sumber data yang sesuai dengan permasalahan, mencatat ciri-ciri tertentu menggunakan kertas data, dan (3) teknik riset kepustakaan; mencari dan menemukan data dari berbagai buku atau pustaka, menelaah data tersebut sebagai sumber tertulis yang berhubungan dengan penelitian.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) mengklasifikasikan masing-masing data berdasarkan tujuan penelitian, (2) menganalisis data, baik data utama maupun data pendukung berdasarkan tujuan penelitian yang ingin dicapai, dan (3) mengambil kesimpulan dari data yang dianalisis.
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah kajian mengenai psikoanalisis tokoh dan unsur kebudayaan. Pertama, kajian psikoanalisis tokoh dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira dapat simpulkan bahwa, (1) id, dalam hal ini berupa berupa angan-angan, khayalan, cita-cita, ambisi dan keinginan, baik itu bersifat negatif atau positif. Namun semua keinginan yang dimiliki oleh tiap-tiap tokoh tersebut, merupakan sesuatu yang ingin dicapai guna pemenuhan kepuasan hidup mereka. (2) ego, kajian ini tentang sikap realita yang di miliki oleh para tokoh. sikap mencoba memenuhi kesenangan yang dibatasi oleh realita, (3) superego, analisis ini berupa etik kepribadian. Nilai moral yang dimiliki oleh setiap individu biasanya berupa prinsip idealis. Sikap idealis atau nilai etik kepribadian cenderung menghasilkan problema. Superego itu sendiri merupakan nilai tradisonal serta cita-cita masyarakat sebagaimana yang ditafsirkan orang tua dalam bentuk larangan dan perintah.
Kedua, dari analisis unsur kebudayaan dalam novel Weton (Bukan Salah Hari) karya Dianing Widya Yudhistira, yaitu: (1) mata pencaharian, salah satu unsur kebudayaan yang harus dimiliki oleh setiap individu guna memenuhi kehisupan sehari-hari. Dalam novel ini, telah dipaparkan beberapa tokoh yang memiliki beberapa jenis mata pencaharian, jenisnya yakni petani, pedagang, guru, PNS, dan wirausaha. (2) sistem kemasyarakatan, dalam hal ini sangat erat kaitannya dengan pertikaian. Dimulai dari pertikaian antara tokoh Mak dengan Mbak Sri, Mak dengan kerabat keluarga, dan antara keluarga Bapak terhadap keluarga Lek Dirman. (3) system religi, dalam hal ini berupa kepercayaan, keyakinan akan tradisi, dan adat. Religi bukan hanya sebagai agama yang bersifat formal, namun lebih kepada keyakinan. Sistem religi ini, didominasi oleh sifat Mak yang fanatik terhadap weton. Ia menggunakan weton sebagai pedoman untuk menjalani kehidupa sehari-harinya.
Penelitian ini merupakan sebuah pengkajian tentang kehidupan manusia yang sarat dengan berbagai bentuk kepribadian dan juga unsur-unsur kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kajian psikoanalisis tokoh, dengan pemaparan tentang psikologi atau kepribadian, kejiwaan, perwatakan, maupun peran yang dibawa oleh setiap tokoh. Dan, kajian unsur kebudayaan dengan pendeskripsian tentang tradisi maupun mitos-mitos yang dianut oleh tokoh dalam kehidupan sehari-hari.
Harapan penulis dengan diadakan penelitian ini adalah Selain itu, semoga penelitian ini dapat dijadikan sebagai wadah untuk masukan, referensi, motivasi, memperkaya wawasan dan menambah khasanah penelitian sastra, sehingga bermanfaat bagi perkembangan sastra Indonesia.


Availability
#
My Library 00057-2016-BIN
00057-2016-BIN
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
00057-2016-BIN
Publisher
Tuban : Unirow., 2016
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Senayan
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?