Skripsi Ilmu Perikanan
KAJIAN STRUKTURLISME GENETIK DALAM NOVEL REMBANG JINGGA KARYA TJ OETORO DAN DWIYANA PREMADI
ABSTRAKSI
Aisah Vevi Nilasari, 2016 : Kajian Strukturalisme Genetik dalam Novel ?Rembang Jingga? Karya Tj. Oetoro dan Dwiyana Premadi
Pembimbing : Drs.I Wayan Letreng, M.Pd dan Drs. Sarujin, M.Pd
Kata Kunci : Strukturalisme genetik, Fakta Kemanusiaan, Subyek Kolektif, Struktur penceritaan, Pandangan Dunia, dan Kelas Sosial
Karya sastra diciptakan oleh sastrawan untuk dinikmati, dipahami, dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Sastrawan itu sendiri adalah lembaga sosial yang menggunakan bahasa sebagai medium, bahasa itu sendiri merupakan ciptaan sosial. Sastra menampilkan gambaran kehidupan dan kehidupan itu sendiri adalah suatu kenyataan sosial.
Novel berjudul Rembang Jingga karya TJ Oetoro dan Dwiyana Premadi ini menceritakan tentang kisah empat orang yang bersahabat dengan segala masa lalu kelam yang mereka alami. Amanda mengetahui kakaknya meninggal dunia karena overdosis, beberapa setelahnya Amanda menemukan buku harian kakaknya yang memebawa ia ke Rembang untuk mencari kebenaran sebab kematian kakaknya.
Karina, sahabat Amanda yang setelah suaminya meninggal kembali ke Jakarta, ia bersama Amanda pergi ke Rembang, dan dengan perjalanan waktu ia bertemu dengan ayah kandung dari anakanya.
Diar seorang gadis belia yang melarikan diri dari rumah orang tuanya karena tidak tahan di paksa melacur oleh ayah kandungnya sendiri, dalam perjalanannya ia bertemu dengan Ires yang menjadi korban kekerasan dari suaminya sendiri. Namun semuanya berubah ketika Diar mendengar kematian ayahnya dan pulang ke Rembang beserta Ires.. Di sanalah keempat sahabat ini bertemu. Namun tragedi terjadi, rumah nenek Diar yang mereka tinggali terbakar...
Ires bercerai dengan suaminya, namun hidupnya berakhir tragis dengan meninggalnya Ires ditangan suaminya sendiri. Diar hidup bahagia dengan menikahi Agus teman masa kecilnya, Amanda kembali bersama keluarganya yang sebelumnya tinggal di Amerika, dan Karina hidup bersama anak dan ayah kandung dari anaknya.
Keempat sahabat ini di kahir cerita mendirikan sebuah yayasan bernama? Sri? yang berjalan untuk memeperjuangkan nasib para wanita dan anak-anak yang tertindas.
Tujuan dari penelitian ini sendiri terbagi menjadi dua, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan unsur Sastra dan nilai pendidikan dalam novel Rembang Jingga karya Tj. Oetoro dan Dwiyana Premadi. Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk mendeskripsikan: (1) Fakta Kemanusiaan, (2) Subyek Kolektif, (3) Struktur penceritaan, (4) Pandangan Dunia, dan (5) Kelas Sosial
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif Deskriptif Kepustakaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan Strukturalisme genetik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik membaca, teknik catat dan teknik pustaka serta menggunakan data korpus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan langkah-langkah dengan cara membaca atau memahami objek, mencari referensi, mengelompokkan, menginterpretasi data dan tahap evaluasi.
Dari hasil analisis yang telah dilakukan oleh penelitian, didapatkan bahwa aspek kultural pada novel Rembang Jingga karya TJ. Oetoro dan Dwiyana Premadi ameliputi: (1) Fakta Kemanusiaan, (2) Subyek Kolektif, (3) Struktur penceritaan, (4) Pandangan Dunia, dan (5) Kelas Sosial
Dan dengan adanya penelitian ini, peneliti mengharapkan dapat memberikan sumbangan teori sastra dalam mengapresiasi novel Rembang Jingga karya TJ. Oetoro dan Dwiyana Premadi . Selain itu juga dapat menjadi referensi bagi peneliti lainyang akan mengkaji novel Rembang Jingga karya TJ. Oetoro dan Dwiyana Premadi dari sudut pandang yang lain, juga dapat menjadi sumber inspirasi serta penambah wawasan bagi pembaca.
No other version available