Laporan Penelitian Dosen
Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Metode Kerja Kelompok Pada Materi Sumber Energi Bunyi Kelas IV Semester II SDN Doromukti Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015-2016.
ABSTRAKSI
Indah, Nur. 2016 : Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Metode Kerja Kelompok Pada Materi Sumber Energi Bunyi Kelas IV Semester II SDN Doromukti Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015-2016.
Pembimbing : Drs, Moh. Fathul Hidayat, M. Pd. dan Sri Cacik, M.Pd.
Kata Kunci : Metode kerja kelompok, Hasil Belajar IPA, sumber energi
bunyi
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil Hasil Belajar IPA pada siswa kelas IV SDN Doromukti Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015-2016. Hal tersebut terjadi karena dalam proses pembelajaran banyak siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru sehingga hasil belajar siswa rendah, dikarenakan siswa tidak terlibat dalam menemukan konsep pada bahasan Sumber Energi Bunyi, dan pembelajaran sebelumnya hanya dengan metode ceramah. salah satu alternatif pemecahannya adalah menggunakan metode kerja kelompok.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat Hasil Belajar IPA, aktivitas guru, serta aktivitas siswa setelah pembelajaran IPA materi Sumber Energi Bunyi menggunakan metode kerja kelompok, diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk saling bekerjasama, mengembangkan perilaku gotong royong, demokratis, dan tidak membosankan, serta memberikan alternativ metode pembelajaran bagi guru.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas pada siswa kelas IV SDN Doromukti Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berupa siklus. Setiap siklus mencakup empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setelah satu siklus berakhir dilanjut siklus berikutnya dengan memanfaatkan hasil refleksi siklus sebelumnya dengan menggunakan instumen pengumpulan data yang berupa silabus, rpp, lembar observasi, tes, validitas. Serta teknik pengumpulan data berupa tes, validitas, dokumentasi.
Setelah dilakukan pembelajaran melalui metode kerja kelompok diketahui bahwa hasil belajar siswa meningkat dengan persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 28% pada prapenelitian menjadi 42% pada siklus 1 dan 86% pada siklus 2. Aktivitas guru meningkat dari 29,5% pada siklus I menjadi 31,5% pada siklus II. Aktivitas siswa meningkat dari 29% pada siklus I menjadi 33,5% pada siklus II. Kendala yang terjadi selama proses pembelajaran adalah alokasi waktu yang digunakan untuk menyelesaikan kegiatan pembelajaran melebihi alokasi waktu yang telah ditetapkan, kerjasama antar anggota kelompok masih kurang terjalin, dan antusias siswa dalam kegiatan belajar mengajar masih perlu ditingkatkan.
No other version available