Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI CERITA SECARA SEDERHANA DENGAN MEDIA KARTU GAMBAR MELALUI TEKNIK STORY TELLING PADA KELOMPOK A TK TERPADU ANNAILA KEDUNGJAMBE SINGGAHAN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Skripsi ini berjudul ? Peningkatan Kemampuan Menceritakan Kembali Isi Cerita secara Sederhana dengan Media Kartu Gambar melalui Teknik Story Telling pada anak Kelompok A TK Terpadu Annaila Kedungjambe Singgahan Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.? Pembahasan ini dilatarbelakangi oleh adanya kemampuan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana pada anak kelompok A TK Terpadu Annaila Kedungjambe Singgahan yang masih kurang.
Adapun permasalahan yang terjadi di TK Terpadu Annaila Kedungjambe, bahwa kemampuan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana anak relatif rendah, hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai yang diperoleh anak berkisar bintang satu (belum mampu) dan dua (mampu dengan bantuan). Hal ini disebabkan kurangnya minat anak serta motivasi untuk mengikuti proses pembelajaran.
Tujuan dalam penelitian ini ada tiga yaitu:(1) Mengetahui kemampuan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana pada anak kelompok A TK Terpadu Annaila Kedungjambe Singgahan Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016. (2) Mendeskripsikan kemampuan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana dengan media kartu gambar melalui teknik story telling pada anak kelompok A TK Terpadu Annaila Kedungjambe Singgahan Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016. (3) Mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana dengan media kartu gambar melalui teknik story telling pada anak kelompok A TK Terpadu Annaila Kedungjambe Singgahan Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.
Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A TK Terpadu Annaila Kedungjambe Singgahan Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 15 anak. Karena jumlahnya tidak terlalu banyak, maka untuk penentuan sampel digunakan teknik sampel total atau penelitian populasi.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2016 sampai dengan bulan Juni 2016. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan tiga siklus (Siklus I, dan Siklus II). Di mana setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi dan dokumentasi, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu analisa kualitatif.
Berdasarkan pengolahan data, akhirnya diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Kemampuan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana pada anak kelompok A TK Terpadu Annaila Kedungjambe Singgahan Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016 meningkat.(2) Peningkatan kemampuan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana dengan media kartu gambar melalui teknik story telling pada anak kelompok A TK Terpadu Annaila Kedungjambe Singgahan Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016 cukup signifikan dibuktikan dengan rata-rata kelas pada kemampuan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana yaitu pra siklus 65,4, siklus I meningkat menjadi 71,7 dan siklus II meningkat lagi menjadi 85,8.(3) Ada peningkatan kemampuan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana dengan media kartu gambar melalui teknik story telling pada anak kelompok A TK Terpadu Annaila Kedungjambe Singgahan Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016. Hal ini dapat dilihat data peningkatan persentase ketuntasan belajar klasikal pada pra siklus 40 % menjadi 73,3 % pada siklus I dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 93,3 %.
No other version available