Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA GAMBAR SERI PADA ANAK KELOMPOK BERMAIN PAUD KASIH IBU DESA RAWASAN KECAMATAN JENU KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Sumarni, 2016 : Peningkatan Kemampuan Berbicara Melalui Metode Bercerita dengan Media Gambar Seri Pada Anak Kelompok Bermain PAUD Kasih Ibu Desa Rawasan Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016. Skripsi Program Pendidkan Anak Usia Dini (PAUD) UNIROW Tuban.
Pembimbing : Pembimbing I, Prof. Dr. Agus Wardhono, M.Pd.
Pembimbing II, Siti Rahaju, S.Pd, M.Pd.
Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Metode Bercerita, Media Gambar Seri
Setiap pembelajaran diperlukan adanya metode dan media yang sesuai dengan perkembangan zaman sehingga dengan demikian kita akan memilih metode dan media yang dianggap paling baik dan sesui dengan kondisi daerah masing-masing, diantara metode-metode tersebut adalah metode bercerita dengan media gambar seri. Untuk mengungkapkan hal tersebut penelitian ini merumuskan masalah ?Apakah Metode Bercerita Dengan Media Gambar Seri Dapat Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Kelompok Bermain PAUD Kasih Ibu Desa Rawasan Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016?
Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk Mengetahui Metode Bercerita Dengan Media Gambar Seri Dapat Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Kelompok Bermain PAUD Kasih Ibu Desa Rawasan Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.
Untuk menjawab penelitian yang telah dirumuskan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan rincian 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa metode observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Kasih Ibu Desa Rawasan Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. Subyek penelitiannya adalah siswa Kelompok Bermain usia 3-4 tahun dengan jumlah 20 siswa.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa nilai pra siklus hasil belajar anak 51,25% dengan prosentase ketuntasan belajar klasikl anak 30% menjadi 67,5% pada siklus I dan prosentase ketuntasan belajar klasikalnya sebesar 60% meningkat lagi pada siklus II, yaitu dengan nilai hasil belajar anak mencapai 78,75%, dan prosentase ketuntasan belajar secara klasikalnya sebesar 85%. Sejalan dengan kesimpulan tersebut, maka pengajaran melalui metode bercerita dengan menggunakan media gambar seri dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak.
No other version available