Laporan Penelitian Dosen
Penggunaan media Alam sekitar untuk meningkatkan hasil belajar Mata pelajaran Bahasa Indonesia Materi menulis puisi pada siswa kelas V Semester II SDN Gedongombo III Kec. Semanding Kab. Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.
ABSTRAKSI
Ernawati, 2016 :Penggunaan media Alam sekitar untuk meningkatkan hasil belajar Mata pelajaran Bahasa Indonesia Materi menulis puisi pada siswa kelas V Semester II SDN Gedongombo III Kec. Semanding Kab. Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.
Pembimbing I : - Prof. Dr. Agus Wardhono, M. Pd. - Arik Umi Pujiastuti, M.Pd.
Kata Kunci :Media Alam Sekitar , Hasil Belajar Siswa.
Media pembelajaran (media alam sekitar) merupakan komponen yang tidak dapat dilepaskan dari suatu proses pembelajaran, Karena keberhasilan proses pembelajaran tersebut, salahsatunya ditentukan oleh penggunaan media (media alam sekitar) dalam pembelajaran.Dalampem belajaran Bahasa Indonesia pada materi menulis puisi, kompetensi dasar menulis puisi bebas berdasarkan gagasan pokok.
Tujuan penelitian ini adalah melakukan perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SDN Gedongombo III Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Penelitian ini dilakukan karena kurangnya perhatian dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi Menulis Puisi.Hal ini terlihat dari kenyataan hasil menulis puisi siswa, banyak terjadi kesalahan dan kekurangan, baik mencakup ide pokoknya, pilihan kata mupun rangkaian kata-kata yang di pergunakan dan media yang kurang tepat.
Penelitian dilakukan di SDN Gedongombo III Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Subjek penelitian Kelas V SDN Gedongombo III TahunPelajaran 2015/2016 yang berjumlah 23 anak. Data dalam penelitian adalah data tentang pemahaman siswa dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Menulis Puisi yang diperoleh dengan menggunakan media alam sekitar dilakukan dengan mengolah skor hasil menulis puisi dan pengamatan dalam bentuk presentase.
Hasil penelitian diperoleh terdapat peningkatan pada tahap. prasikus (43,47%) setelah diadakan siklus I ketuntasan klasikal meningkat menjadi (69,56%). Jumlah ketuntasan klasikal mengalami peningkatan lagi pada siklus II yaitu (86,95%). Dan Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dikatakan berhasil.
No other version available