Laporan Penelitian Dosen
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI JENIS PESAWAT SEDERHANA MELALUI METODE INKUIRI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SUMBERAGUNG KECAMATAN PANCUR KABUPATEN REMBANG SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Murti Widodo, 2016 : Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Jenis Pesawat Sederhana Melalui Metode Inkuiri Pada Siswa Kelas V SD Negeri Sumberagung Kecmatan Pancur Kabupaten Rembang Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016.
Pembimbing : Moh.. Fathul Hidayat, M. Kes.
Wendri Wiratsiwi, M. Pd
Kata Kunci : Prestasi Belajar, Inkuiri
Pembelajaran IPA sangat berperan dalam proses pendidikan, untuk membangkitkan minat manusia, kemampuan dalam mengembangkan IPTEK serta pemahaman tentang alam semesta, yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Di SDN Sumberagung Pancur Rembang tahun pelajaran 2016/2016 ditemui masalah dalam pembelajaran IPA, sehingga berdampak pada prestasi belajar siswa yang rendah. Hasil pre tes IPA kelas 5 dengan materi pesawat sederhana, dari 28 siswa hanya 12 siswa saja yang memperoleh nilai diatas KKM. Melihat hasil yang diperoleh siswa, maka hal ini menunjukkan rendahnya penguasaan siswa terhadap materi pelajaran IPA tentang pesawat sederhana.
Rendahnya prestasi belajar siswa terjadi di karenakan dalam proses pembelajaran masih menggunakan paradigma lama yaitu proses pembelajaran lebih berpusat pada guru, siswa hanya duduk, mendengarkan, mencatat apa yang di sampaikan oleh guru dan mengulang kembali di rumah serta menghafal untuk menghadapi ulangan, siswa kurang berlatih berpikir memecahkan masalah dan mengaitkannya dengan pengalaman dalam kehidupan nyata sehingga pembelajaran menjadi kurang bermakna.
Berdasar hal tersebut, maka peneliti berusaha melaksanakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan metode inkuiri dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berbagai jenis pesawat sederhana pada siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016.
Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui peningkatan prestasi belajar IPA materi pesawat sederhana melalui penggunaan Metode Inkuiri pada siswa kelas V (lima) SD Negeri Sumberagung Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016.
Penelitian ini dilakukan di kelas V SD Negeri Sumberagung Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016, dengan jumlah siswa 28, terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan.
Pelaksanaan siklus I dilakukan pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2015, setelah melaksanakan siklus 1, maka diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 71.07 dengan presentase ketuntasan klasikal 64 % dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 50. Dari 28 siswa yang mengikuti posttest terdapat 18 siswa yang tuntas dan 10 siswa belum mencapai KKM. Dari hasil belajar siswa pada tes awal (pretest) dan tes siklus I menunjukkan bahwa ada peningkatan prestasi belajar siswa meskipun persentase ketuntasan klasikal siswa pada siklus I masih dibawah 75% yang belum mencapai indikator yang telah ditetapkan, berdasarkan perolehan data diatas hasil pengamatan aktivitas belajar IPA pada siklus I diperoleh presentase rata-rata 67,85% termasuk dalam kualifikasi baik, tetapi perlu adanya peningkatan lagi.
Berdasarkan hasil refleksi dari siklus I, peneliti melaksanakan siklus II, pelaksanaannya pada hari Selasa tanggal 11 Agustus 2015 dengan alokasi waktu pertemuan 2 x 35 menit, setelah melaksanakan siklus II, maka diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 85.71 dengan presentase ketuntasan klasikal 86% dari nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 50 siswa. Dari 28 siswa yang mengikuti postest terdapat 24 siswa yang tuntas dan 4 siswa belum mencapai KKM. Siswa yang memperoleh nilai 50 sebanyak 2 siswa atau 7.14%, siswa memperoleh yang nilai 60 sebanyak 2 siswa atau 7.14%, 70 sebanyak 6 siswa atau 14.30%, siswa yang memperoleh nilai 80 sebanyak 3 siswa atau 10.71%, dan siswa yang memperoleh nilai 90 dan 100 sebanyak 17 siswa atau 60.71% .
Dengan adanya perbaikan dalam proses pembelajaran, pada siklus II terlihat perubahan yang signifikan. Berdasarkan hasil tes evalusi belajar siswa pada siklus II, diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 85,71 dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 50. Nilai siswa yang tuntas belajar individual atau mendapat nilai >= 65 sesuai dengan KKM sebesar 24 siswa. Sedangkan yang belum tuntas atau yang mendapat nilai < 65 sebanyak 4 siswa. Hal ini berarti siswa memenuhi ketuntasan belajar individual yang telah ditetapkan yaitu 70 ada 24 dan yang memenuhi ketuntasan belajar individual ada 4. Sehingga ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh yaitu 86%. Sehingga sudah mencapai indikator yang ditetapkan yaitu ?80%. Hal ini menandakan adanya peningkatan hasil belajar dari sebelum dilakukan tindakan pembelajaran menggunakan metode Inkuiri dengan setelah dilakukan tindakan pembelajaran menggunakan metode Inkuiri pada siklus I dan II.
Peningkatan hasil belajar siswa dikarenakan penggunaan metode Inkuiri menekankan keaktifan siswa dalam mencari, menganalisis dan menemukan jawabannya sendiri dari suatu masalah yang dipertanyakan. Hasil pelaksanaan pembelajaran siklus I dan siklus II menunjukkan adanya peningkatan terhadap hasil belajar siswa. Jadi, penelitian yang dilakukan peneliti terhadap materi mengidentifikasi jenis-jenis pesawat sederhana dengan penggunaan metode Inkuiri pada siswa kelas V SD Negeri Sumberagung dikatakan berhasil karena telah mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
Berdasarkan pengalaman dalam penelitian, peneliti dapat mengemukan saran dan tindak lanjut sebagai berikut: 1) Siswa hendaknya dilibatkan dalam pembelajaran sehingga suasana belajar lebih hidup, aktif dalam belajar dan menyenangkan namun tidak menyimpang dari materi dan tujuan pembelajaran. 2) Guru seyogyanya memberdayakan media pembelajaran yang berada di sekitar siswa, agar pembelajaran tidak verbalisme dan membosankan bagi siswa. 3) Guru hendaknya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dalam pembelajaran sehingga siswa dapat belajar secara optimal.
No other version available