TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DENGAN PENDEKATAN BBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA MTs
ABSTRAK
Khoirul Nisa, 2016 : Penerapan Model Pembelajaran Generatif dengan Pendekatan BBL Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematika Siswa MTs
Pembimbing I : Dr. Hj. HenySulistyaningrum, M, Pd.
Pembimbing II : Edy Nurfalah, S. Pd., M. Sc.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Generatif, Pendekatan BBL, kemampuan koneksi matematika
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan koneksi matematika siswa yang masih rendah. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peningkatan kemampuan koneksi matematika dan respon siswa dalam penerapan model pembelajaran generatif dengan pendekatan brain based learning?.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan peningkatkan kemampuan koneksi matematika siswa kelas IX MTs Nurul Yaqin Klumpit dengan diterapkannya model pembelajaran generatif dengan pendekatan brain based learning.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Tahapan penelitian terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan dilaksanakan dalam 3 siklus. Metode pengumpulan datanya dengan menggunkan tes kemampuan koneksi matematika dan angket. Instrumen dalam penelitian ini ada 2 yaitu instrument pembelajaran (rencana pelaksanaan pembelajaran dan lembar kerja siswa) instrumen penggumpulan data (tes dan angket).
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan koneksi matematika siswa kelas VIII MTs Nurul yaqin Klumpit setelah diterapkannya model pembelajaran generatif dengan pendekatan brain based learning. Sebelum pemberian tindakan, pada indikator 1, indikator 2, dan indikator 3 berturut-turut ada sebesar 8 siswa (32%), 5 siswa (20%) dan 0 siswa (0%).Banyaknya siswa yang meningkat kemampuan koneksi matematikanya dari sebelum tindakan sampai akhir siklus I untuk indikator 1, indikator 2, dan indikator 3 berturut-turut ada sebesar10 siswa (40%), 10 siswa (40%) dan 3 siswa (12%) .Banyaknya siswa yang meningkat kemampuan koneksi matematikanya dari siklus I sampai akhir siklus II untuk indikator 1, indikator 2, dan indikator 3 berturut-turut ada sebesar 15 siswa (60%), 16 siswa (64%) dan 10 siswa (40%). Banyaknya siswa yang meningkat kemampuan koneksi matematikanya dari siklus II sampai akhir siklus III untuk indikator 1, indikator 2, dan indikator 3 berturut-turut ada sebesar 21 siswa (84%), 23 siswa (92%) dan 18 siswa (72%). Respon siswa dalam pembelajaran ini sebesar 89%.
No other version available