Realia
Pengembangan kemampuan sains dengan media air dan benda-benda padat melalui metode unjuk kerja pada anak usia 5-6 tahun di RA Tarbiyatul Athfal Desa Dukohlor Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro pada tahun pelajaran 2015/2016 .
ABSTRAKSI
Isrohatin. 2016 : Pengembangan kemampuan sains dengan media air dan benda-benda padat melalui metode unjuk kerja pada anak usia 5-6 tahun di RA Tarbiyatul Athfal Desa Dukohlor Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro pada tahun pelajaran 2015/2016 .
Pembimbing : Drs.I Wayan Letreng, M.Pd
Kata kunci : Pengembangan Kemampuan dengan metode unjuk kerja melalui media air dan benda-benda padat
.
Peranan pendidikan mempunyai arti penting dalam kehidupan ini, mutu pendidikan harus selalu ditingkatkan dalam tercapainya tujuan pendidikan itu sendiri. Guru merupakan komponen yang sangat penting, sebab keberhasilan pelaksanaan proses pendidikan sangat bergantung pada guru sebagai ujung tombak. Oleh karena itu upaya peningkatan kualitas pendidikan seharusnya dimulai dari pembenahan guru. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode-metode yang sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana anak mampu mengetahui dan mengenali sifat dasar air dan benda padat serta mengetahui gejala benda-benda padat terhadap air. Metode yang digunakan adalah metode unjuk kerja membagi kelompok besar menjadi beberapa kelompok yang lebih kecil (4? 5) anak dan setiap kelompok kecil diminta menyelesaikan tugas sesuai dengan petunjuk kegiatan.
Penelitian dilaksanakan di RA Tarbiyatul Athfal Dukohlor Kecamatan Malo kabupaten Bojonegoro . Subjek penelitiannya adalah anak kelompok B usia 5-6 tahun dengan pertimbangan kemampuan sains dengan metode unjuk kerja melalui media air dan benda-benda padat yang dilaksanakan pada bulan April selama 2 siklus.
Hasil dari rekapitulasi indikator hasil penelitian pra siklus, siklus I dan siklus II yaitu pada pra siklus mengambil benda padat yang bejenis kayu, plastik, kerikil dari dalam satu wadah untuk di pilah sesuai jenisnya pada pra siklus 57,8%, siklus I 81,5%, dan siklus II 65%. Dan sikus I yaitu memasukan kerikil, kayu, tutup botol, kedalam air dan mengamati gejalanya pada pra siklus 57,8%, siklus I 64% serta siklus II 81% memberi keterangan yang berhubungan dengan posisi tenggelam , melayang dan mengapung pada lembar angket yang di sediakan pada pra siklus 60,5%, siklus I 76% dan siklus II 81,5%., aktivitas anak direncanakan dengan penerapan metode unjuk kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan metode unjuk kerja pada anak kelompok B usia 5-6 tahun RA Tarbiyatul Athfal Dukohlor kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2015/2016 sangat efektif.
No other version available