Laporan Penelitian Dosen
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MATERI KERJASAMA NEGARA-NEGARA ASIA TENGGARA MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS VI SEMESTER II SDN 1 KRAGAN KECAMATAN KRAGAN KABUPATEN REMBANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Shoif, 2016 : Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Kerjasama Negara-Negara Asia Tenggara Menggunakan Metode Simulasi Pada Siswa Kelas VI Semester II SDN 1 Kragan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016
Kata Kunci : Hasil Belajar, Metode Simulasi
Untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional, guru dituntut mampu melaksanakan tugasnya dengan baik yaitu menguasai berbagai kemampuan. Salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh guru adalah mengembangkan diri secara profesional. Ini berarti guru tidak hanya dituntut menguasai materi atau menyajikannya secara tepat, tetapi juga dituntut mampu melihat dan menilai kinerjanya. Salah satu kemampuan yang dapat ditunjukkan adalah dengan melakukan Penulisan Tindakan Kelas (PTK).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dalam penerapan metode simulasi untuk meningkatkan hasil belajar PKN materi kerjasama Negara-negara Asia Tenggara pada siswa kelas VI semester II SDN 1 Kragan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang tahun pelajaran 2015/2016 dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PKN materi kerjasama Negara-negara Asia Tenggara dengan penerapan metode simulasi pada siswa kelas VI semester II SDN 1 Kragan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang tahun pelajaran 2015/2016.
Penelitian dilaksanakan di Desa Kragan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang. Subyek penelitiannya adalah siswa kelas VI SD Negeri 1 Kragan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 35 yang terdiri dari 15 putri dan 20 putra. Data dalam penelitian ini adalah data tentang peningkatan hasil belajar PKN materi kerjasama Negara-negara Asia Tenggara Dengan Penerapan Metode Simulasi. Analisis data dilakukan dengan mengolah data hasil tes dengan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif.
Hasil penelitian ini diperoleh bahwa pemahaman materi kerjasama Negara-negara Asia Tenggara dengan penerapan metode Simulasi diperoleh hasil yang mendapat nilai 70 ada 2 siswa, nilai 80 ada 9 siswa, nilai 90 ada 12 siswa dan nilai 100 ada 12 siswa. Jadi yang termasuk kategori tuntas sebanyak 33 siswa dari 35 siswa (94%), yang belum tuntas ada 2 siswa dari 35 (6%) dengan nilai rata-rata 90. Kondisi akhir siswa lebih senang dan tertarik pada pembelajaran yang disajikan, sehingga hasil belajar siswa meningkat. Apalagi dengan penerapan metode simulasi. Dengan demikian hasil tes formatif sangat memuaskan yaitu siswa yang mendapat nilai diatas KKM (75) meningkat menjadi 33 siswa, dan yang mendapat nilai di bawah KKM ada 2 siswa dari jumlah 35 siswa.Hasil penelitian ini menunjukkan proses pembelajaran sangat memuaskan.
No other version available