TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif tipe Bamboo Dancing dengan Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP
ABSTRAK
Hidayah, 2016 : Pengaruh Pembelajaran Kooperatif tipe Bamboo Dancing dengan Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP
Pembimbing : 1. Dr. Hj. Heny Sulistyaningrum, M.Pd
2. Tanti Nawangsari, S,Si M,Pd
Kata Kunci : Kooperatif, Bamboo Dancing, Pendekatan Saintifik, kemampuan komunikasi
Penelitian ini didasari oleh masih rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa. Salah satu alternatif yang ditempuh untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing dengan pendekatan saintifik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing dengan pendekatan saintifik terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP N 1 Semanding. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII C sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII E sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan pretest dan postest untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t untuk 2 sampel bebas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Ada perbedaan yang signifikan antara pembelajaran pembelajaran kooperatif tipe bamboo dancing dengan pendekatan saintifik dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada pada materi kubus dan balok kelas VIII SMP N 1 Semanding. Hal ini diketahui dari thitung >ttabel yaitu 3.181>1.994. 2) Pembelajaran kooperatif tipe bamboo dancing dengan pendekatan saintifik lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional pada materi kubus dan balok kelas VIII SMP N 1 Semanding. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe bamboo dancing dengan pendekatan saintifik sebesar 53.87, lebih tinggi daripada peningkatan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional yaitu sebesar 48.17.
No other version available