TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
Penerapan Pembelajaran Problem Posing Pre Solution Posing Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa MTs
ABSTRAK
Mukhlishotul Amaliyah,2016: Penerapan Pembelajaran Problem Posing Pre Solution Posing Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa MTs
Pembimbing : 1) Dr. Hj Heny Sulistyaningrum, M.Pd
2) Tanti Nawangsari, S.Si M.Pd
Kata Kunci : Problem Posing Pre Solution Posing, Kemampuan Pemecahan Masalah
Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Kemampuan belajar siswa kelas VII L MTs Manbail Futuh Jenu khususnya pada materi bangun segiempatmasih dianggap rendah. Hal itu dapat diketahui dari rendahnya nilai ulangan harian maupun nilai akhir semester yakni rata-rata kurang dari 70. Kondisi tersebut terjadi karena siswa mengalami kesulitandalam menyelesaikan soal dan pemahaman terhadap materi pokok bangun segiempat, dalam proses pembelajaran matematika masih sering ditemui adanya kecenderungan guru meminimalkan ketertiban siswa aktif. Dengan menggunakan pembelajaran problem posing pre solution posing akan menjadi salah satu solusi, sehingga diharapkan kemampuan pemecahan masalah akan meningkat.
Jenis penelitian yang dilakukan penulis adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CRA) karena penelitian ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan pembelajaran di kelas dalam mencapai peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tiga siklus dan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes untuk menilai kemampuan pemecahan masalah siswa dan metode kuesioner (angket) untuk mengetahui hasil respon siswa.
Hasil penelitian yang dapat penulis sajikan adalah sebagai berikut: pada siklus I terdapat 10 siswa yang mendapatkan nilai di bawah 65 dan 22 siswa mendapatkan nilai nilai di atas 65 dengan rata-rata 64,56% dan hasil ketuntasan belajar sebanyak 68,25%. Sehingga perlu adanya peningkatan lagi. Siklus II terdapat 6 siswa yang mendapatkan nilai di bawah 65 dan 26 siswa mendapatan nilai di atas 65 dengan rata-rata 73,47% dan hasil ketuntasan belajar sebanyak 81,25%.dan perlu diadakan penelitian lagi, pada siklus III terdapat 2 siswa yang mendapatkan nilai dibawah 65 dan 30 siswa yang mendapatkan nilai di atas 65 dengan rata-rata 81,28 dan hasil ketuntasan belajar klasikal sebanyak 93,75.
No other version available