TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berbentuk Soal Cerita Pada Materi Bangun Ruang.
ABSTRAK
Ani, Elya Umi 2016 : Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berbentuk Soal Cerita Pada Materi Bangun Ruang.
Pembimbing :1. Mu?jizatin Fadiana, S.Si, MP.d
2. Puji Rahayu M.Pd
Kata Kunci : bangun ruang ,kemampuan pemecahan masalah, soal cerita,
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang masih kesulitan dalam memecahkan masalah matemematika terutama yang berbentuk soal cerita, baik dalam memahami masalah maupun merencanakan penyelesaian. Pemecahan masalah merupakan suatu usaha untuk mencari jalan keluar dari suatu kesulitan. Pemecahan masalah tersebut meliputi memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan pemecahan masalah dan memriksa kembali hasil yang diperoleh.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dikelas VIII-B MTs. Miftahul Ulum Magersari. Subyek penelitian terdiri atas 6 siswa. Masing-masing dua siswa berkemampuan tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan dalam pengujian keabsahan data yang dilakukan yaitu ketekunan pengamatan, triangulasi dan pemeriksaan sejawat.
Hasil penelitian menunjukkan subyek DF dan PDH dengan kemampuan tinggi dalam memahami masalah termasuk dalam kategori baik, dalam merencanakan pemecahan masalah termasuk dalm kategori baik, dalam melakukan rencana pemecahan masalah termasuk dalam kategori baik dan dalam memeriksa kembali termasuk dalam kategori baik. subyek AQA dan FZS dengan kemampuan sedang dalam memahami masalah termasuk dalam kategori baik, dalam merencanakan pemecahan masalah termasuk dalam kategori cukup, dalam melakukan rencana pemecahan masalah termasuk dalam kategori cukup dan dalam memeriksa kembali termasuk dalam kategori baik. Subyek RW dan NH dengan kemampuan rendah dalam memahami masalah termasuk dalam kategori baik, dalam merencanakan pemecahan masalah termasuk dalam kategori cukup dan kurang, dalam melakukan rencana pemecahan masalah termasuk dalam kategori cukup dan kurang dan dalam memeriksa kembali termasuk dalam kategori baik.
No other version available