TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENGARUH PEMBELAJARAN PBL DENGAN TEKNIK PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA
ABSTRAK
Arrasyid, Imam, 2016 : Pengaruh Pembelajaran PBL dengan Teknik Probing Prompting terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa
Pembimbing : Dr. Warli, M.Pd, Puji Rahayu,M.Pd
Kata Kunci : Model Pembelajaran PBL, Teknik Probing Prompting, dan Pemecahan Masalah
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang berkembangnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa karena model pembelajaran yang dilaksanakan dalam proses belajar mengajar cenderung menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan pemberian tugas. Selain itu siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran, siswa cenderung hanya duduk diam mendengarkan penjelasan guru, akibatnya siswa hanya menerima sesuai dengan yang telah guru sampaikan tanpa adanya pengembangan dari siswa. Oleh karena itu, peneliti memilih Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Teknik Probing Prompting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Teknik Probing Prompting terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa materi bangun datar jajargenjang dan belah ketupat kelas VII SMP Migas Banyuurip Senori.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Migas Senori. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A dan kelas VII B SMP Migas Banyuurip Senori. Dari dua kelas tersebut, kelas VII A sebagai kelas kontrol mendapatkan perlakuan model pembelajaran yang biasa diterapkan oleh guru dan kelas VII B sebagai kelas eksperimen mendapatkan perlakuan model pembelajaran Problem Based Learning dengan teknik probing prompting. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Tes tersebut diberikan kepada kedua kelas sebelum diberi perlakuan (pre-test) untuk mengetahui kemampuan awal dari kedua kelasdan dan diberikan setelah kedua kelas mendapatkan perlakuan (post-test) untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dengan teknik probing prompting dengan dianalisis menggunakan uji t dua sampel bebas.
Hasil analisis diperoleh bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perbedaan tersebut karena adanya perlakuan yang diberikan pada kelas eksperimen (model pembelajaran Problem Based Learning dengan teknik probing prompting), sehingga model pembelajaran Problem Based Learning dengan teknik probing prompting berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa materi bangun datar jajargenjang dan belah ketupat kelas VII SMP Migas Banyuurip Senori. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Teknik Probing Prompting terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa materi bangun datar jajargenjang dan belah ketupat kelas VII SMP Migas Banyuurip Senori
No other version available