Laporan Penelitian Dosen
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING SISWA KELAS IV MI TARBIYATUL ISLAM SOKO
ABSTRAKSI
Mukminatin, Siti Nur. 2016 : Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Melalui Model Pembelajaran Role Playing Siswa Kelas IV MI Tarbiyatul Islam Soko
Pembimbing : Dyah Kurniawati M.Pd. dan Putra Johan Bahagia, S.Pd, M.Pd.
Kata Kunci : Keterampilan Berbicara dan Model Pembelajaran Role Playing
Pembelajaran yang seharusnya berpusat pada siswa malah terbalik. Kegiatan pembelajaran berlangsung satu arah dan lebih didominasi oleh guru. Siswa bersikap pasif dalam pembelajaran dan hanya mendengarkan, mencatat, mengerjakan tugas serta kurang berani mengungkapkan idenya. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimanakah aktivitas belajar bahasa Indonesia dengan diterapkannya model pembelajaran role playing pada siswa kelas IV MI Tarbiyatul Islam Soko Kecamatan Soko Kabupaten Tuban dan bagaimana peningkatan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia dengan diterapkannya model pembelajaran role playing pada siswa kelas IV MI Tarbiyatul Islam Soko Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.
Tujuan penelitian ini adalah yang pertama untuk mengetahui aktivitas belajar bahasa Indonesia setelah diterapkannya model pembelajaran role playing pada siswa kelas IV MI Tarbiyatul Islam Soko Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016. Tujuan yang kedua adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa setelah diterapkannya model pembelajaran role playing pada siswa kelas IV MI Tarbiyatul Islam Soko Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas IV MI Tarbiyatul Islam Soko yang berjumlah 18 anak. Dalam pegumpulan datanya menggunakan instrument metode observasi dan metode tes. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan mengolah skor dari hasil aktivitas belajar siswa dan tes keterampilan berbicara yang dijadikan pengukuran tingkat ketuntasan dalam bentuk persentase.
Hasil penelitian yang telah dilakukan ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar dan keterampilan berbicara siswa mengalami peningkatan cukup baik. Dengan persentase aktivitas klasikal pada prasiklus 33,3% menjadi 72,2% pada siklus 1 dan 94,4 pada siklus 2. Sedangkan persentase ketuntasan klasikal keterampilan berbicara dari data prasiklus 38,9% menjadi 61% pada siklus 1 dan 88,9% pada siklus 2. Penerapan model pembelajaran role playing ini menambah semangat dan antusias siswa dalam belajar. Siswa terlihat senang dan lebih aktif saat proses pembelajaran berlangsung.
No other version available