Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOW BALL THROWING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SENORI KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Sutrisno Agus, 2016 : Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snow Ball Throwing Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Senori Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.
Pembimbing I : Drs. Suwarno, M.Pd
Pembimbing II : Muhammad Yusuf, S.Pd, MM
Kata Kunci : Metode Snow ball Throwing, Hasil belajar ekonomi.
Pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan potensi peserta didik sehingga menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung-jawab.
Mata pelajaran ekonomi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut (1) Memenuhi sejumlah konsep ekonomi yang berkaitan peristiwa dan masalah ekonomi dengan kehidupan sehari-hari. Terutama yang terjadi di lingkungan individu, rumah tangga, masyarakat dan Negara (2)Menampilkan sikap ingin tahu dan terhadap sejumlah konsep ekonomi yang diperlukan untuk mendalami ilmu ekonomi (3) Membentuk sikap bijak, rasional, dan bertanggung jawab dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan ilmu ekonomi, manajemen, dan akuntansi yang bermanfaat bagi diri sendiri, rumah tangga, masyarakat dan Negara (4) Membuat keputusan yang bertanggung jawab mengenai nilai-nilai sosial ekonomi dalam masyarakat yang majemuk, baik dalam skala nasional maupun internasional
Setelah melaksanakan observasi awal di SMA Negeri 1 Senori peneliti menemukan bebarapa permasalahan yang harus mendapatkan perhatian khusus dan memerlukan tindakan untuk memperbaikinya. Permasalahan tersebut adalah terkait proses dan hasil belajar anak khususnya mata pelajaran ekonomi. Berdasarkan hasil belajar anak terkait kompetensi dasar ekonomi mikro dan ekonomi makro siswa kelas X SMA negeri 1 Senori Masih perlu ditingkatkan. Hal ini bisa dilihat dari hasil ulangan harian pada materi tersebut. Dari jumlah 30 anak hanya terdapat sebanyak 11 anak atau sebesar 36,66% yang tuntas belajar atau mencapai Kriteria ketuntasan Minimal. Oleh karena itu peneliti ingin menerapkan metode pembelajaran Snow ball throwing.
Berdasarkan Hasil proses belajar anak melalui metode Snow ball Throwing dapat ditunjukkan adanya hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan. Hasil data pra siklus menunjukan bahwa kemampuan rata-rata kelas hanya sebesar 53,33 dengan ketuntasan belajar anak sebanyak 4 anak atau sebesar 13,33%. Hasil ini masih sangat rendah dan jauh dari ketuntasan minimal kelas yaitu 85%. Setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I kemampuan rata rata kelas meningkat menjadi 58,16 dengan ketuntasan belajar anak 30% atau sebanyak 9 anak yang tuntas belajar. Karena hasil ini masih belum mencapai kriterai ketuntasan minimal kelas yaitu 75% maka peneliti melanjutkan ke siklus yang ke II.
Pada siklus ke 2 kemampuan rata-rata kelas menjadi 69,33 dengan ketuntasan belajar 66,67% atau sebanyak 20 anak. Pada siklus 3 hasil belajar anak meningkat menjadi 90% yang tuntas atau 27 anak. Hasil ini menunjukan bahwa kriteria ketunatasan minimal kelas secara klasikal sudah tercapai karena hasil ketuntasan belajar sudah melebihi 85%. Berdasarkan hasil di atas maka peneliti menyimpulkan bahwa dengan metode Snow Ball Throwing mampu meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Senori Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.
No other version available