Realia
Peningkatan Kemampuan Menjahit Melalui Metode Pemberian Tugas dengan Media Kertas Berlubang pada RA NURUL UMMAH 16 Kelompok A Desa Jipo Kec. Kepohbaru Kab. Bojonegoro Tahun Pelajaran 2015/2016?.
ABSTRAKSI
Nur Asiyah Zuswatin : ?Peningkatan Kemampuan Menjahit Melalui Metode Pemberian Tugas dengan Media Kertas Berlubang pada RA NURUL UMMAH 16 Kelompok A Desa Jipo Kec. Kepohbaru Kab. Bojonegoro Tahun Pelajaran 2015/2016?.
Pembimbing : I. Dr. Moh. Mu?minin,M.Pd
II. Endah Nugrahaningtyas, M.Si
Kata Kunci : Metode Pemberian Tugas dengan Media Kertas Berlubang dan Kemampuan Menjahit
Taman Kanak-kanak adalah salah satu bentuk pendidik anak usia dini yang berada di jalur formal yang menyediakan program pendidikan bagi anak berumur 4-6 tahun. Pendidikan bertujuan membantu mengembangkan berbagai potensi, moral, agama, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik motorik dan seni. Ada permasalahan dalam kegiatan motorik halus terutama pada kegiatan menjahit, kemampuan menjahit pada anak usia 4-5 tahun masih kurang maka diselesaikan masalah tersebut dengan menggunakan metode pemberian tugas dengan media kertas berlubang, alasannya agar anak lebih tertarik dan dapat menyelesaikan tugasnya sampai tuntas.
Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah melalui metode pemberian tugas dengan media kertas berlubang dapat meningkatkan kemampuan menjahit kelompok A RA Nurul Ummah 16 Desa Jipo Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro?
Tujuan dalam penelitian ini adalah : untuk mendiskripsikan peningkatan kemampuan menjahit melalui metode pemberian tugas dengan media kertas berlubang pada anak kelompok A RA Nurul Ummah 16 Desa Jipo Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2015/2016.
Penelitian ini dilaksanakan pendekatan PTK dengan 3 Siklus. Subyek penelitian siswa kelompok A jumlahnya 32 siswa. Instrumen pengumpulan data metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data ini dilakukan secara deskriptif, kualitatif dengan ketuntasan individu 90,9 % dan ketuntasan kelas 90,9 %.
Dari hasil analisis diperoleh hasil pada sebelum siklus rata-rata kemampuan menjahit anak 17,35 % . Pada siklus I meningkat menjadi 40 %, pada siklus II meningkat menjadi 67,72 %, pada siklus III meningkat menjadi 96,09 %, dari hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui metode pemberian tugas dengan media kertas berlubang dapat meningkatkan kemampuan menjahit pada kelompok A RA Nurul Ummah 16 Desa Jipo Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2015/2016.
No copy data
No other version available