Buku PGSD
PENERAPAN MODEL ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENENTUKAN UNSUR INTRINSIK CERITA PENDEK PADA SISWA KELAS V SEMESTER II SDN TUMENGGUNGAN I KECAMATAN LAMONGAN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/20I6
ABSTRAKSI
Agustini, Dyah. 2016 : Penerepan Model Role Playing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Menentukan Unsur Intrinsik Cerita Pendek pada Siswa Kelas V Semester II SDN Tumengunggan I Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016.
Pembimbing : 1. Drs. Budi Susatyo, M.Pd.
2. Mega Puspita Sari, M.Pd.
Kata Kunci : Model Role Playing, Hasil Belajar.
Bahasa Indonesia memang diajarkan sejak anak-anak, tetapi model pengajaran yang baik dan tepat tidak banyak dilakukan oleh seorang pengajar.Pembelajaran Bahasa Indonesia dikatakan berhasil apabila semua tujuan pembelajaran yang telah ditentukan dapat tercapai yang terungkap dalam hasil belajar Bahasa Indonesia. Namun dalam kenyataannya, masih ada sekolah-sekolah yang memiliki hasil belajar Bahasa Indonesia di bawah KKM, seperti pada SDN Tumenggungan I Lamongan.
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dan aktivitas peneliti serta peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui penerapan model role playing dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas V Sekolah Dasar
Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tumenggungan I Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Tumenggungan I Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan jumlah siswa yang menjadi subjek penelitian ada 20 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes. Data tes hasil belajar siswa dianalisis berdasarkan persentase ketuntasan belajar klasikal.
Hasil penelitian aktivitas siswa pada siklus I berada pada kategori baik dengan rata-rata 2,37 dengan persentase 59,37%, mengalami peningkatan 25% berada pada kategori baik sekali dengan rata-rata 3,37 dengan persentase 84,37%. Hasil penelitian aktivitas guru pada siklus I berada pada kategori cukup baik dengan rata-rata 3,23 dengan persentase 80,76%, mengalami peningkatan 7,5% berada pada kategori baik sekali dengan rata-rata 3,53 dengan persentase 88,46%. Hasil belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata 62,5 dengan persentase 60%, mengalami peningkatan 40% pada siklus II dengan rata-rata 89,65 dengan persentase 100%. Jadi, melalui penerapan model role playing pada materi menentukan unsur intrinsik cerita pendek dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
No copy data
No other version available