Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN PENDEKATAN KONSTEKTUAL PADA MATERI JARING-JARING KUBUS DAN BALOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR
ABSTRAKSI
Diva Kuntum Prastyani , 2016 : Penerapan Pendekatan Konstektual Pada Materi Jaring-Jaring Kubus Dan Balok Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Pembimbing : Puji Rahayu M.Pd dan Putra Johan Bahagia M.Pd
Kata Kunci : Pendekatan Konstektual, Hasil Belajar Matematika
Berdasarkan observasi awal, pada siswa SDN Bandungrojo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora tahun Pelajaran 2015/2016 pembelajaran Matematika dalam indikator menggambar dan menentukan jaring-jaring kubus dan balok belum dilaksanakan secara optimal. Artinya pelaksanaan pembelajaran pada indikator tersebut belum dilaksanakan secara utuh,wajar dan nyata, sehingga proses pembelajaran menjadi kabur, lepas dari konteks dan tidak terfokus, hasil yang didapat siswa hanya teori ceramah saja. Oleh karena itu peneliti menganggap penting mengadakan penelitian guna meningkatkan hasil belajar matematika dengan menggunakan pendekatan konstektual pada materi jaring-jaring kubus dan balok.
Tujuan dari peneliti adalah untuk mengetahui aktivitas siswa serta peningkatan hasil belajar siswa dalam pelajaran Matematika tentang jaring-jaring kubus dan balok melalui penerapan pendekatan konstektual. Dan sejauh mana siswa kelas V SDN Bandungrojo menguasai materi tersebut dan menunjukkan keaktifannya . Penelitian ini dilaksanakan di kelas V yang terdiri dari 22 siswa di SDN Bandungrojo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Analisis data dilakukan dengan mengolah skor hasil pengukuran tingkat hasil belajar siswa yang tepat dalam bentuk presentase.
Penelitian ini menggunakan desain PTK. Penelitian dilakukan di SDN Bandungrojo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan konstektual.
Hasil penelitian belajar siswa pada siklus I dan siklus II penilaiannya melalui aktivitas belajar siswa. Berdasarkan data hasil tes siswa diketahui bahwa siswa sebelum tindakan nilai siswa yang mencapai KKM sebesar 8 siswa dengan presentase 36 %, dan siswa yang belum mencapai KKM sebesar 14 siswa dengan presentase 63%, siklus I siswa yang mencapai KKM sebesar 15 siswa dengan presentase 68% dan siswa yang belum mencapai KKM sebesar 7 siswa dengan presentase 31%. Pada Siklus II nilai KKM keatas sebesar 22 siswa dengan presentase 100% dan nilai di bawah KKM tidak ada.
No other version available