Realia
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI FUN COOKINGPADA KELOMPOKB TK ABA 28 JOMPONG BRONDONG LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
SILVIYAH, 2016: UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI FUN COOKINGPADA KELOMPOK B TK ABA 28 JOMPONG BRONDONG LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Dosen Pembimbing : 1. Dr. Hj. Heny Sulistiningrum, M.Pd..
2. Hj. Siti Rahayu, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci : Kreatifitas Anak, Fun Cooking
Salah satu aspek yang dikembangkan di PAUD adalah meningkatkan kreatiftas pada anak. Di TK ABA 28 Jompong, penulis menemukan berbagai permasalahan seperti : pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik untuk meningkatkan kreativitas anak masih kurang bervariasi ditandai dengan pendidik hanya mendominasi kegiatan menggambar, mewarnai, dan melipat. Masalah yang lain yaitu keterbatasan media sebagai sumber bahan eksplorasi anak masih sebatas pada sumber bahan kertas. Keterbatasan sumber bahan membuat anak kurang mendapatkan pengalaman dengan menggunakan bahan lain yang dapat mengeksplor keterampilan anak untuk berkreasi. Dengan masalah pembelajaran yang kurang bervariasi dan sumber bahan yang masih menggunakan kertas membuat sejumlah 75% dari jumlah anak perkembangan kreativitasnya belum optimal.
Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: Untuk mengetahui kreativitas di kelompok B TK ABA 28 Jompong Brondong Lamongan dan Apakah bermain fun cooking dapat meningkatkan kreatifitas anak kelompok B TK ABA 28 Jompong Brondong Lamongan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas anak di kelompok B TK ABA 28 Jompong Brondong Lamongan serta untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan fun cooking pada anak kelompok B TK ABA 28 Brondong Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016.
Penelitian dilaksanakan dengan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) menggunakan 2 siklus yang mana subjek penelitiannya adalah anak kelompok B TK ABA 28 Jompong tahun pelajaran 2015/2016 sejumlah 24 siswa. Hasil penelitian pada tahapan Pra Siklus rata-rata peserta didik masih mencapai ketuntasan 25%, kemudian peneliti melaksanakan siklus I. Pada siklus ini peneliti belum menemukan hasil yang diharapkan yaitu 71%, maka diadakan tindakan siklus II. Pada siklus II dapat dilihat adanya peningkatan yaitu nilai ketuntasan 91%yang artinya kelas dinyatakan tuntas dalam memenuhi indikator yang diinginkan peneliti.
Kesimpulannya, kemampuan kreatifitas anak dapat meningkat dengan diadakan penerapan kegiatan Fun Cooking dengan langkah-langkah sebagai berikut 1) mengenalkan anak pada alat dan bahan makanan yang akan digunakan, 2) guru menjelaskan teknik-teknik yang harus perhatikan saat mengolah makanan, 3) guru memberikan waktu kepada anak untuk berpikir dan menemukan ide, 4) anak mengolah adonan dan bahan makan sesuai dengan ide kreativitasnya, dan 5) anak menceritakan proses dan produk yang dihasilkan saat bermain fun cooking.
No copy data
No other version available