Realia
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Dengan Media Gambar Melalui Metode Bercerita Pada Anak kelompok A KB PAlupi Mandiri Desa Woro Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun pelajaran 2015/2016
ABSTRAK
DEWI ASTUTIK, 2016 : Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Dengan Media Gambar Melalui Metode Bercerita Pada Anak kelompok A KB PAlupi Mandiri Desa Woro Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun pelajaran 2015/2016
Kata Kunci : Kemampuan Mengenal Warna, Media Gambar, Metode Bercerita
Pengembangan kemampuan mengenal warna anak perlu dilakukan sejak dini, agar kemampuan mengenal warna anak dapat berkembang secara baik.
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah kemampuan mengenal warna pada anak kelompok A KB Palupi Mandiri Desa Woro Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016?, (2) Apakah ada peningkatan kemampuan mengenal warna pada anak kelompok A KB Palupi Mandiri Desa Woro Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016?
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal warna melalui metode bercerita dengan media gambar pada anak kelompok A KB Palupi Mandiri Desa Woro Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015 / 2016.
Jenis penelitian ini ada dua yaitu: penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas yang menggunakan sistem siklus melalui 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan, tahap refleksi. Sedangkan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian selama 2 siklus menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan mengenal warna melalui metode bercerita dengan media gambar pada anak kelompok A KB Palupi Mandiri Desa Woro Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak didik kelompok A KB Palupi Mandiri Desa Woro Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan teknik non tes dan teknik tes.
Hal ini terbukti ditunjukkan dengan peningkatan hasil belajar pada anak kelompok A KB Palupi Mandiri Desa Woro, jika pada pra siklus ketuntasan belajar tercapai 58,33 % atau sebanyak 7 anak, siklus I ketuntasan belajar tercapai 75% atau sebanyak 9 anak dan pada siklus II ketuntasan belajar tercapai 91,67% atau sebanyak 11 anak. Sehingga terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 16,67% atau sebanyak 2 anak.
No copy data
No other version available