Buku PGSD
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA DENGAN MEDIA BONEKA JARI MELALUI METODE CERITA PADA ANAK KELOMPOK B RA NAHJATUL QOWIM DESA PELAWANGAN KEC. KRAGAN KABUPATEN REMBANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Mulyatim, 2016 : Peningkatan Kemampuan Berbahasa Dengan Media Boneka Jari Melalui Metode Cerita Pada Anak Kelompok B RA Nahjatul Qowim Desa Pelawangan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016.
Pembimbing : 1. Drs. I Wayan Letreng, M.Pd
2. Rista Dwi Permata, M.Pd
Kata Kunci : Kemampuan Berbahasa, Media boneka Jari, Metode Bercerita.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya keterampilan berbicara yang ditemukan di RA Nahjatul Qowim Desa Pelawangan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peningkatan kemampuan berbahasa melalui Metode Cerita Pada Anak Kelompok B RA Nahjatul Qowim Desa Pelawangan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016..
Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan peningkatan kemampuan berbahasa Metode Cerita Pada Anak Kelompok B RA Nahjatul Qowim Desa Pelawangan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016. Sedangkan subyek penelitian ini adalah Anak Kelompok B RA Nahjatul Qowim Desa Pelawangan yang berjumlah 30 anak.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaborasi dengan guru kelas. Data yang terkumpul merupakan data hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode bercerita dengan menggunakan media boneka dalam kegiatan pembelajaran, keterampilan berbicara anak mengalami peningkatan yang lebih baik. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan anak dalam menjawab pertanyaan (apa, mengapa, di mana, berapa, bagaimana), mengajukanpertanyaan (apa, mengapa, di mana, berapa, bagaimana), mengungkapkan pendapat secara sederhana dan melanjutkan sebagian cerita/dongeng yang telah diperdengarkan guru, menjadi lebih baik.
Hasil penelitian selama 2 siklus menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbahasa, yang ditandai dengan peningkatan prosentase tuntas belajar klasikal pada Kelompok B RA Nahjatul Qowim Desa Pelawangan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016, hal ini terbukti dari hasil penelitian selama dua siklus, jika pada pra siklus prosentase ketuntasan belajar anak sebesar 66.67% maka meningkat pada siklus I menjadi sebesar 76.67% atau 23 dan terus meningkat sampai akhir siklus II menjadi sebesar 90% atau 27 siswa yang tuntas, dan ketuntasannya telah melebihi sebesar 85%.
No other version available