Buku PGSD
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN 1-5 DENGANPERMAINAN KARTU ANGKA MELALUIMETODE DEMONSTRASI PADA ANAK KELOMPOK A PLAY GROUP TAMAN CERIA DHARMA WANITA DESA SEMBUNG KECAMATAN PARENGAN KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Kundari, Sri.2016 : Peningkatan Kemampuan Mengenal Bilangan 1-5 Melalui Permainan Kartu Angka Dengan Metode Demonstrasi Pada Anak Kelompok A Play Group Taman Ceria Dharma WanitaDesaSembungKecamatanParenganKabupatenTubanTahunPelajaran 2015/2016.
Pembimbing I : Drs. I WayanLetreng, M.Pd
Pembimbing II : Siti Marliah.S.Pd, M.Pd
Kata Kunci : kemampuansains, metodeeksperimen media air
Usia PAUD merupakan usia yang efektif untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak. Upaya pengembangan berbagai potensi ini dapat dilakukan dengan berbagai cara termasuk melalui permainan berhitung. Permainan berhitung di PAUD diharapkan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan kognitif saja, tetapi juga kesiapan mental sosial dan emosional. Oleh karena itu dalam pelaksanaan harus dilakukan secar menarik dan bervariasi.
Pada kegiatan pembelajaran bidang pengembangan kemampuan kognitif kompetensi dasar anak mampu mengenal berbagai konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari, salah satu hasil belajar diantaranya anak dapat mengenal bilangan yang terdiri dari enam indikator diantaranya mengenal bilangan 1 ? 5 diharapkan siswa mampu menguasai.Namun kenyataannya pembelajaran bidang pengembangan kemampuan kognitif khususnya pada kompetensi mengenal bilangan 1 ? 5 padaPlay Group Taman Ceria Dharma Wanita Desa Sembungmasih belum memenuhi kompetensi yang ditetapkan. Siswamasihbanyakmenemuikesulitandankendaladalammengenalbilangan 1- 5tersebut.
Berdasarkankenyataan di atas, makaperluadanyatindakansebagaisolusiataupenyelesaianmasalah.Dalamhalinipenelitimenggunakan media kartuangkadenganmetodedemonstrasi yang diangappenelitisebagaistrategi yang paling efektifuntukmengenalbilangan 1 ? 5.
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metodedeskriptif. Metode diskriptif merupakansuatumetodedalammeneliti status sekelompokmanusia, suatuobjek, suatu set kondisi, suatusistempemikiranataupunsuatukelasperistiwapadamasasekarang. Tujuandaripenelitiandeskriptifiniadalahuntukmembuatdeskripsi, gambaran, ataulukisansecarasistematis, faktualdanakuratmengenaifakta-fakta, sifat-sifatsertahubunganantarfenomena yang diselidiki.PenelitianinidirancangdalamPenelitiantindakanKelas (PTK) denganpelaksanakantindakanselama 2 siklusdenganmengambilsubjekmengenal bilangan 1 ? 5 padaPlay Group Taman Ceria Dharma Wanita Desa Sembung.
Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan pada Anak Kelompok A Play Group Taman Ceria Dharma WanitaDesaSembungKecamatanParenganKabupatenTubanTahunPelajaran 2015/2016. Adapun jumlah siswa pada kelompok A adalah 25anak.Dalampenelitianinipenelitimenggunakaninstrumenpenelitianberupalembarobservasikemampuansainsanak, angket guru dananaksertatessoal.Seluruh instrument yang digunakandalampenelitianinisebagaialatuntukmemperoleh data yang valid.
Berdasarkan Hasil proses belajar anak melalui metode demonstrasidengan kartu angka adalah ditunjukkan adanya kemampuan mengenal bilangan anak mengalami peningkatan. Hasil data pra siklus menunjukan bahwa kemampuan rata-rata kelas hanya sebesar 60,25 dengan ketuntasan belajar anak sebanyak 5 anak atau sebesar 25,00%. Hasil ini masih sangat rendah dan jauh dari ketuntasan minimal kelas yaitu 75%. Setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I kemampuan rata rata kelas meningkat menjadi 71,00 dengan ketuntasan belajar anak 64,00% atau sebanyak 16 anak yang tuintas belajarPada siklus ke 2 kemampuan rata-rata kelas menjadi 76,00 dengan ketuntasan belajar 84,00% atau sebanyak 21 anak. Hasil ini menunjukan bahwa kriteria ketunatasan minimal kelas secara klasikal sudah tercapai karena hasil ketuntasan belajar sudah melebihi 75%. Berdasarkan hasil di atas maka peneliti menyimpulkanbahwametodedemonstrasidengan media kartuangkadapatmeningkatkankemampuanmengenalbilangananakKelompok A Play Group Taman Ceria Dharma WanitaDesaSembungKecamatanParenganKabupatenTubanTahunPelajaran 2015/2016.
Di sisi lain hasilbelajaranakdalammengenalbilangananakKelompok APlay Group Taman Ceria Dharma WanitaDesaSembungKecamatanParenganKabupatenTubanTahunPelajaran 2015/2016jugamengalamipeningkatan. Hasil data pra siklus menunjukan bahwa ketuntasan belajar anak sebanyak 5 anak atau sebesar 20,00%. Hasil ini masih sangat rendah dan jauh dari ketuntasan minimal kelas yaitu 75%. Setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I kemampuan ketuntasan belajar anak 68,00% atau sebanyak 17 anak yang tuintas belajar atau mendapat nilai >= 70. Karena hasil ini masih belum mencapai kriterai ketuntasan minimal kelas menurut Depdiknas (2007:32) yaitu 75% maka peneliti melanjutkan ke siklus yang ke II.
Pada siklus ke 2 kemampuan ketuntasan belajar 84,00% atau sebanyak 21 anak yang tuntas atau mendapat nilai >= 70. Hasil ini menunjukan bahwa kriteria ketunatasan minimal kelas secara klasikal sudah tercapai karena hasil ketuntasan belajar Depdiknas (2007:32) sudah melebihi 75%. Berdasarkan hasil di atas maka peneliti menyimpulkanbahwametodedemonstrasidengan media kartuangkadapatmeningkatkankemampuanmengenalbilangananakKelompok A Play Group Taman Ceria Dharma WanitaDesaSembungKecamatanParenganKabupatenTubanTahunPelajaran 2015/2016.
No copy data
No other version available