Buku PGSD
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) MATERI BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR
ABSTRAKSI
Dwijayanti, Novita. 2016 : Pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) materi bangun datar untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Pembimbing : Puji Rahayu, M.Pd dan Putra Johan Bahagia, S.Pd, M.Pd.
Kata Kunci : Hasil Belajar, Team Games Tournament (TGT).
Berdasarkan kondisi awal pemahaman siswa dalam pembelajaran Matematika di SDN 1 Ngapus masih kurang. Guru sudah menggunakan metode diskusi, tetapi kurang maksimal. Dan masih banyak menggunakan metode ceramah. Dari data yang didapat dari guru kelas III, ketuntasan hasil belajar siswa hanya 55% (11 dari 20 siswa) tuntas. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dalam meningkatkan hasil belajar Matematika. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode Team Games Tournament (TGT).
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) pada materi bangun datar dapat meningkat. (2) mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa kelas III materi bangun datar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT).
Subyek penelitian ini adalah kelas III SDN 1 Ngapus yang terdiri dari 20 siswa dengan jumlah siswa laki-laki 12 siswa dan 8 siswa perempuan. Data dalam peneli tian adalah tentang proses pembelajaran Matematika dan hasil belajar Matematika yang akan diterapkan dengan Pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT), dan data akan dianalisis melalui wawancara, observasi, soal evaluasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan presentase
Dapat disimpulkan bahwa dari hasil penelitian mengenai peningkatan hasil belajar Matematika dengan menggunakan Pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN 1 Ngapus. Hasil penelitian ini menunjukkan Aktivitas siswa mengalami peningkatan yaitu pada siklus I skor rata-rata kelas mencapai 55% dengan kriteria aktif, pada siklus II skor rata-rata kelas mencapai 95% dengan kriteria sangat aktif. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 73,5 dengan persentase keberhasilan 70%. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa adalah 78,5 dengan persentase keberhasilan 85%
No other version available