Buku PGSD
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING PADA KELOMPOK A TK DHARMA WANITA HASANNUDIN DESA SEDENG KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Rahmadhani, Zhulia, 2016
Judul : Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menggunting Pada Kelompok A TK Dharma Wanita Hasannudin Desa Sedeng Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2015/2016.
Pembimbing :I. Dr. Djoko Apriono, M.Pd,
II. Endah N, S.Psi, M.Si.
Kata Kunci : Motorik Halus, Menggunting
Dalam pembelajaran di Taman Kanak-kanak bidang pengembangan keterampilan motorik halus merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus ditingkatkan, namun dari hasil pengamatan ditemukan fakta bahwa pada pembelajaran bidang pengembangan motorik halus di kelompok A TK Dharma Wanita Hasannudin Sedeng hasilnya kurang optimal. 20 anak terdapat 10 anak yang masih mengalami kesulitan dalam menggunakan dan menggerakkan alat gunting dengan benar, 8 anak masih belum mampu menggunting dengan mengikuti pola garis, serta terdapat 2 anak yang masih belum melakukan kegiatan secara mandiri. Permasalahan ini disebabkan karena sebagian besar orang tua cenderung melarang anak dalam menggunakan gunting, sehingga kemampuan motorik halus melalui kegiatan menggunting tidak berkembang.
Tujuan dari penelitian yang dilakukan penulis adalah: Untuk mengetahui kemampuan motorik halus pada anak didik kelompok A TK Dharma Wanita Hasannudin Desa Sedeng Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2015/2016. Dan untuk memahami penerapan serta mengetahui peningkatan kegiatan menggunting pada anak didik kelompok A TK Dharma Wanita Hasannudin Desa Sedeng Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2015/2016.
Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di TK Dharma Wanita Hasannudin Sedeng pada semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di kelompok A sebanyak 18 anak. Penelitian berlangsung dua siklus dengan melakukan pengamatan hasil karya anak dalam melaksanakan kegiatan. Data yang dikumpulkan melalui hasil observasi dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari hasil observasi pada pra siklus ketuntasan belajar anak didik mencapai 52%, pada perbaikan pembelajaran siklus I ketuntasan belajar anak didik mencapai 66% meningkat menjadi 82% pada perbaikan pembelajaran siklus II ini disimpulkan bahwa kegiatan menggunting dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak didik kelompok A di TK Dharma Wanita Hasannudin Sedeng. Saran kepada pendidik anak usia dini untuk menerapkan kegiatan menggunting sebagai alternatif pembelajaran menggunting yang tepat secara baik dan benar sehingga mampu meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak.
No copy data
No other version available