Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK DENGAN MEDIA RODA PINTAR UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATERI BILANGAN ROMAWI PADA SISWA SEKOLAH DASAR
ABSTRAK
Khoiriyah, Annisa?i. 2016 : Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick
dengan Media Roda Pintar untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Materi Bilangan Romawi Pada Siswa Kelas IV SDN Padang II Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2015/2016.
Pembimbing : 1. Puji Rahayu, M.Pd.
2. Saeful Mizan, M.Pd
Kata Kunci : Model Pembelajaran Talking Stick, Media
Roda Pintar, Bilangan Romawi, dan Prestasi
Belajar.
Pembelajaran matematika yang monoton hanya dengan menggunakan metode ceramah dan pemberian tugas membuat siswa bersikap pasif dan kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran, sehingga prestasi belajar siswa rendah. Oleh karena itu, perlu adanya proses pembelajaran yang membuat siswa aktif dan bersemangat mengikuti pembelajaran, sehingga membuat prestasi belajar meningkat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan model pembelajaran talking stick dengan media roda pintar. Pembelajaran ini menuntut siswa untuk memahami materi dengan baik karena siswa tidak tahu kepada siapa tongkat tersebut diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran talking stick dengan media roda pintar dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar materi bilangan romawi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Padang II Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro yang berjumlah 21 siswa. Alat pengumpul data meliputi tes, lembar observasi, lembar catatan lapangan, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan model pembelajaran talking stick dengan media roda pintar dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa materi bilangan romawi pada siswa kelas IV SDN Padang II Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro. Pada siklus I skor rata-rata aktivitas belajar siswa mencapai 81% dan pada siklus II mencapai 87%. Sehingga terjadi peningkatan aktivitas belajar sebesar 6%. Selanjutnya, pada siklus I subjek penelitian yang mendapatkan nilai sesuai KKM sebesar 66% dan pada siklus II menjadi 86%. Sehingga terjadi peningkatan prestasi belajar sebesar 20%.
No other version available