Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR
ABSTRAKSI
Siswanto, Muhammad Try. 2016 : Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) Materi Pecahan Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa SD
Pembimbing : Puji Rahayu M.Pd dan Putra Johan Bahagia, M.Pd.
Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif tipe TGT, materi pecahan, meningkatkan Hasil Belajar
Pembelajaran Matematika di sekolah dasar bertujuan untuk melatih cara berfikir secara sistematis, logis, kritis dan konsisten Banyak kendala untuk mencapai nilai prestasi matematika,sehingga menjadi momok ,hal ini menjadi problema tersendiri bagi guru, dari tahun ketahun hasil evaluasi siswa hampir dikatakan tidak mengalami perubahan bahkan selalu menempati posisi terendah dalam perolehan rata-rata kelas seperti halnya di SDN Karangtengah .Hal ini disebabkan kegiatan pembelajaran kurang efektif dan minat siswa dalam pelajaran matematika dengan ketuntasan klasikal 40%. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah penerapan model pembelajaran TGT (Teams Games and Tournaments) dapat meningkatkan kemampuan berfikir kreatif matematika siswa kelas V SDN Karangtengah Ngawen Kabupaten Blora Tahun Ajaran 2015/2016?
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran TGT (Teams Games and Tournaments) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V, serta untuk mengetahui peningkatan aktifitas belajar siswa kelas V materi pecahan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT).
Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SDN Karangtengah, Kec. Ngawen, Kab. Blora Tahun Pelajaran 2015/2016. Dengan desain penelitian menggunakan PTK, Materi dalam penelitian ini adalah penjumlahan dan pengurangan pecahan. Pembelajaran menggunakan penerapan model pembelajaran TGT (Team Game and Tournament), dengan metode peneletian observasi, tes, dokumentasi.
Hasil penelitian diperoleh bahwa Pembelajaran matematika melalui pembelajaran tipe TGT dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa sesuai analisis data Sebelum dilakukan tindakan, 10 siswa tuntas belajar 43,48% dan 13 siswa belum mencapai ketuntasan atau 56,52%, dengan nilai rata-rata 65,13. Setelah dilakukan tindakan siklus 1 sebanyak 14 siswa telah tuntas belajar atau 60,87% dan 9 siswa belum mencapai ketuntasan atau 39,13% dengan nilai rata-rata 71,78%. Setelah di laksanakan siklus 2, 20 siswa tuntas belajar atau 86,96%, dan 3 siswa tidak tuntas belajar atau 13,04%.
No other version available