Realia
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN OUTBOUND DALAM MENINGKATKAN MOTORIK KASAR DI PAUD SARI MULYA DESA SIDOMULYO KECAMATAN MODO KABUPATEN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Amaliyah Lailatul, 2016 : Implementasi Pembelajaran Outbound Dalam Meningkatkan Motorik Kasar Di PAUD Sari Mulya Desa Sidomulyo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016.
Dosen Pembimbing I : Prof. Dr. Agus Wardhono, M.Pd
Dosen Pembimbing II : Lilik Mawartiningsih, S.Pd, M.Pd
Kata Kunci : Motorik Kasar, Pembelajaran Outbound
Masalah yang terjadi pada anak PAUD Sari Mulya Desa Sidomulyo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016 adalah tentang motorik kasar yang masih rendah, sedangkan motorik kasar sangat penting bagi pertumbuhan fisik anak. Oleh karena itu diselesaikan dengan pembelajaran outbound karena metode tersebut sangat efektif dalam mengajarkan anak untuk menggerakkan motorik kasarnya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah pembelajaran outbound dapat meningkatkan motorik kasar di PAUD Sari Mulya Desa Sidomulyo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016?. Seberapa besar peningkatan motorik kasar setelah kegiatan outbound di PAUD Sari Mulya Desa Sidomulyo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran outbound dalam meningkatkan motorik kasar di PAUD Sari Mulya Desa Sidomulyo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016. Untuk mendeskripsikan peningkatan motorik kasar di PAUD Sari Mulya Desa Sidomulyo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016 setelah melalui pembelajaran outbound.
Penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan II siklus, yang dilaksanakan melalui tahap siklus: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah anak PAUD Sari Mulya Desa Sidomulyo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, sebanyak 20 anak. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar dokumentasi. Analisa data secara deskriptif kualitatif dengan mencari prosentase ketuntasan individu 75% dan ketuntasan klasikal 75%.
Hasil penelitian pra siklus 35%, siklus I 65%, dan pada pelaksanaan pembelajaran siklus II sudah menunjukkan prosentase ketuntasan kelas sebesar 80%. Kesimpulan dari penelitiaan ini adalah dengan pembelajaran outbound dapat meningkatkan motorik kasar anak PAUD Sari Mulya Desa Sidomulyo. Saran-saran dari peneliti yang dapat disampaikan adalah guru harus meningkatkan motorik kasar dengan menerapkan berbagai pembelajaran yang lebih menarik sebagai upaya untuk melatih kekuatan otot-otot besar anak untuk meningkatkan motoriknya.
No other version available