Realia
PENERAPAN KEGIATAN MEROBEK KERTAS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK A TK MEKAR SARI KECAMATAN DEKET KABUPATEN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Qomariyah, 2016 : Penerapan kegiatan merobek kertas untuk
meningkatkan kemampuan motorik halus pada kelompok A TK Mekar Sari Deket Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016
Pembimbing : Dra. Kholifah.S.Psi,M.Pd
Himmatul Farihah, S.Pd.I, M.Pd
Kata kunci : Kegiatan merobek, kemampuan motorik halus
Pendidikan Anak Usia Dini adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang dasar yang merupakan upaya pembinaan yang di tujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Sebagai upaya tersebut anak didik di TK mulai diberi pendidikan secara berencana dan system matis agar lebih bermakna bagi mereka. Karena anak didik Taman Kanak-kanak sedang mengalami pertumbuhan, terutama pertumbuhan jasmani yang sangat pesat. Perkembangan fisik motorik merupakan salah satu pengembangan kemampuan dasar di Taman Kanak-kanak.
Kemampuan motorik halus anak adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang meliputi otot kecil, koordinasi mata dan tangan. Motorik halus anak ini dapat dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan dan rangsangan yang kontinu secara rutin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kegiatan merobek kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A TK Mekar Sari Deket Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016. Mendeskripsikan peningkatan kemampuan motorik halus melalui pembelajaran dengan kegiatan merobek kertas pada anak kelompok A TK Mekar Sari Deket Lamongan. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A TK Mekar Sari Deket Lamongan Tahun Ajaran 2015/2016 sebanyak 22 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki 13 anak perempuan. Sedangkan instrumen pengumpulan pada kemampuan motorik halus adalah menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara komparasi/perbandingan yaitu membandingkan antara kemampuan berhitung permulaan anak dari hasil penelitian dengan indikator kinerja.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan II sikus. Analisa data secara deskriftif kualitatif dengan mencari prosentase ketuntasan individu 65% dan prosentase klasikal 85%.
Hasil penelitian pra siklus 54,5%, siklus I 77%. Sedangkan pada pelaksanaan pembelajaran siklus II menunjukkan persentase ketuntasan kelas sebesar 90%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menerapkan kegiatan merobek kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus siswa TK Mekar Sari Deket Lamongan.Akhirnya penulis dapat memberikan saran terutama kepada guru-guru TK agar proses pembelajaran kemampuan motorik halus lebih efektif dan lebih memberikan hasil yang optimal sebaiknya melaksanakan pembelajaran melalui kegiatan meobek kertas dengan metode pemberian tugas.
No other version available