Realia
Meningkatkan Perkembangan bahasa dengan media gambar melalui metode bercerita pada anak kelompok A KB Sumber Ilmu Desa Dresi Kulon kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016.
ABSTRAKSI
Yuswariyanti,2016 : Meningkatkan Perkembangan bahasa dengan media
gambar melalui metode bercerita pada anak kelompok A KB Sumber Ilmu Desa Dresi Kulon kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016.
Pembimbing : Drs. Moh. Fathul Hidayat, M.Kes.
Dwi Imam Efendi, M.Pd
Kata Kunci : Perkembangan bahasa, Media gambar, Metode bercerita.
Usia dini merupakan masa emas perkembangan. Pada masa itu terjadi lonjakan luar biasa pada perkembangan anak yang tidak terjadi pada periode berikutnya. Para ahli menyebutnya sebagai usia emas perkembangan (golden age). Seiring bertambahnya usia, anak-anak membutuhkan rangsangan pendidikan yang lebih lengkap, sehingga memerlukan tambahan layanan pendidikan di luar rumah yang dilakukan oleh lingkungan maupun lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD). Rangsangan pendidikan yang dilakukan dirumah dan yang dilakukan diluar rumah hendaknya selaras dan saling mendukung, sehingga diperoleh manfaat yang optimal. Banyak metode yang dapat dipergunakan, namun dalam hal konteks ini penulis memilih metode pembelajaran yaitu tentang perkembangan bahasa dengan media gambar melalui metode bercerita.
Tujuan dari penelitian ini sesuai Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional di Indonesia yaitu ingin mengetahui dan mengidentifikasi seberapa besar pengaruh metode bercerita dalam meningkatkan perkembangann bahasa anak sehingga dapat meningkatkan proses belajar mengajar.
Subyek penelitian ini adalah anak didik Kelompok Bermain Sumber Ilmu Kelompok A yang berjumlah 20 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi siswa. Berdasarkan permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini dengan pertimbangan agar data yang diperoleh tidak bias (menyimpang dari sebenarnya) sehingga penulis menggunakan metode atau prosedur pengumpulan data sebagai berikut: metode tanya jawab atau wawancara, metode pemberian tugas, metode observasi, dan metode dokumentasi.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang berupa metode bercerita untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak dapat ditingkatkan. Hal ini didukung dengan hasil dari siklus I dan siklus II dimana dari 10 anak yang mampu bercerita dengan gambar meningkat menjadi 12 anak disiklus pertama dan siklus kedua kemampuan anak meningkat menjadi 18 anak yang masuk dalam kategori mampu dalam bercerita dengan gambar.
No other version available