Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES DENGAN MEDIA INTERNET UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DI SMKN JATIROGO
ABSTRAKSI
Winarti Puji, 2016 : Penerapan Model Pembelajaran Examples non Examples Dengan Media Sosial Internet Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa kelas XI Pada mata pelajaran Kewirausahaan Di SMKN Jatirogo
Pembimbing I : Dr.Dumiyati, M.Pd
Pembimbing II : Ridaul Inayah, M.Pd
Kata Kunci : Pembelajaran Examples non Examples, Hasil Belajar & Aktivitas Siswa
Sesuai dengan hasil wawancara kepada kepada guru mata pelajaran kewirausahaan SMKN Jatirogo Bapak Drs. Mashudi, SE. Dari hasil wawancara tersebut menyatakan bahwa masalah yang terjadi khususnya dikelas XI-RPL adalah banyak siswa yang kurang aktif saat proses proses pembelajaran berlangsung. Hal ini juga mempengaruhi hasil belajar siswa yang kurang memuaskan. Untuk mengatasi masalah ini maka perlu diterapkan model pembelajaran yang cocok. Model pembelajaran adalah suatu pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran. Jadi, sebenarnya model pembelajaran memiliki arti yang sama dengan pendekatan, strategi atau metode pembelajaran. Pembelajaran Examples non Examples merupakan strategi pembelajatan yang menggunakan gambar sebagai media untuk menyampaikan materi pelajaran. Strategi ini bertujuan untuk mendorong siswa untuk belajar berfikir kritis denagan memecahkan masalah-masalahnya yang termuat dalam contoh-contoh gambar yang disajikan. Tujua dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model pembelajaran examples non examples untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kewirausahaan kelas XI RPL 1 SMKN Jatirogo.
Jenis penelitian ni adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari tiga siklus, setiap siklus memiliki empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas XI-RPL 1 SMKN Jatirogo dengan jumlah 36 siswa yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Sedangakan metode pengumpulan data dalam penelitian ini yang digunakan adalah data sekunder berupa soal post-test 1, post-test 2, dan post-test 3.
hasil pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dalam penelitian ini mengalami peningkatan setiap siklusnya. Pada siklus I aktivitas guru memperoleh presentase ketercapaian sebesar 59%, siklus II 73%, siklus III 91%, maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan setiap siklusnya. Selanjutnya hasil pengamatan aktivitas siswa pada siklus I memperoleh presentase ketercapaian sebesar 42%, siklus II 69%, dan siklus III memperoleh prosentase ketercapaian 90%, dari data tersebut dapat disimpulkan pula bahwa aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan. Berikutnya hasil pengamatan hasil belajar siswa siklus I mempeoleh prosentase ketercapaian sebesar 55%, siklus II prosentase ketercapaian sebesar 69%, siklus II prosentase ketercapaian sebesar 86%, dengan begitu hasil belajar siswa juga meningkat setiap siklusnya. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran examples non examples efektif.
No other version available