Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X SMK NEGERI 3 TUBAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Dewi Nirawati, 2016 : Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Kelas X Smk Negeri 3 Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016
Pembimbing : Dr.Dumiyati, M.Pd
Kata kunci : Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Team Assisted Individualization (TAI), Hasil Belajar.
Model pembelajaran team assisted individualization (TAI) termasuk dalam pembelajaran kooperatif. Alasan menggunakan model kooperatif team assisted individualization (TAI) adalah karena model ini memberikan kesempatan pada siswa untuk berpikir, memahami, menyampaikan atau atau menjelaskan ide atau pendapatnya kepada siswa lain. Sehingga dapat mendorong siswa untuk aktif dalam pembelajaran kewirausahaan khususnya pada materi visi dan misi usaha.
Penelitian yang dilaksanakan ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Yang menuntut siswa untuk bersikap aktif, kreatif dan inovatif dalam menanggapi setiap pelajaran khususnya pelajaran kewirausahaan. Namun dalam realita yang terjadi proses belajar mengajar masih konvensional, peran guru masih mendominasi proses pembelajaran sedangkan peran aktif siswa dalam mengikuti pembelajaran masih kurangg dan siswa merasa bosan dalam mengikuti pelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan siswa dan meningkatkan keaktifan siswa dan meningkatkan minat belajar siswa adalah strategi model pembelajaran kooperatif team assisted individualization (TAI). Model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) adalah model pembelajaran dimana siswa belajar mempresentasikan ide/ pendapat pada rekan peserta didik lainnya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas belajar (aktivitas guru dan siswa), dan hasil belajar siswa terhadap pelaksanaan penerapan model pembelajaran team assisted individualization. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 3 Tuban, dengan prosedur penelitiannya adalah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan evaluasi-refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKR-c SMK Negeri 3 Tuban tahun pelajaran 2015-2016. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru, aktivitas siswa dan soal tes. Teknik analisis data dilakukan dengan mengelola data aktivitas guru, aktivitas siswa dan mengelola data hasil belajar siswa. Hasil penelitian diperoleh bahwa aktivitas guru dan aktivitas siswa selama pembelajaran siklus I, siklus II dan siklus III telah terlaksana dengan baik sesuai dengan indikator yang telah ditentukan. Hasil belajar siswa juga mengalami kenaikan setiap siklusnya, nilai rata-rata post test siklus I yaitu 69,5 dengan ketuntasan belajar mencapai 45%. Ini masih jauh dengan harapan dari penelitian, yaitu siswa yang tuntas dalam menyelesaikan soal tes mencapai 75% dari keseluruhan subjek penelitian. Sedangkan pada post test siklus II rata-rata ketuntasan siswa dalam menyelesaikan soal tes mencapai 79,31 dengan ketuntasan hasil belajar mencapai 72%. Dan pada post test siklus III ketuntasan belajar mengalami peningkaran yang baik yaitu 84,5 dengan ketuntasan belajar hingga 93%.
No other version available