Realia
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANYAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA ANAK KELOMPOK A DI TK BHAKTI PKK I TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Maysaroh, Siti. 2016 : Meningkatkan Kemampan Menganyam
DenganMenggunakan Metode Demonstrasi Pada AnakKelompok A di TK Bhakti PKK I Tahun Pelajaran 2015/2016
Pembimbing : 1. Lilik Mawartiningsih, S.Pd, M.Pd
2. Anindya Purnama, S.Sos, M.Si
Kata Kunci : Kemampuan Menganyam, Metode Demonstrasi
Menurut Suryanto (2005 :49)Pada pendidikan anak usia dini ada beberapa aspek yang perlu dikembangkan, yaitu: perkembangan fisik/motorik, kognitif, bahasa, dan emosi. Perkembangan fisik meliputi perkembangan badan, otot kasar dan otot halus, yang selanjutnya lebih di sebut dengan motorik kasar dan motorik halus.Motorik halus adalah berbagai gerakan yang melibatkan fungsi jari jemari seperti meremas, melipat, menjahit, menganyam, menggambar dan sebagainya (Pekerti, 2010 :9.6) Dengan demikian maka kegiatan menganyam perlu di tingkatkan untuk melatih otot-otot jarinya agar berfungsi dengan baik.Untuk meningkatkan kemampuan menganyam anak di butuhkan metode yang sesuai sehingga peneliti mencoba menggunakan metode demonstrasi untuk meningkatkan kemampuan menganyam anak. Menurut Moeslichaton (1990: 25) metode demonstrasi adalah suatu cara untuk mempertunjukan, memperagakan suatu objek, dan proses dari suatu kejadian atau peristiwa. Dari latar belakang tersebut peneliti merumuskan masalah ?Apakah metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan menganyam pada anak kelompok A di TK Bhakti PKK I Tahun pelajaran 2015/2016??
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode demostrasi dapat meningkatkan kemampuan menganyam pada anak kelompok A di TK Bhakti PKK I Tahun Pelajaran 2015/2016.
Penelitian dialksanakan di TK Bhakti PKK I Desa Genaharjo Kecamatan Semanding tahun pelajaran 2015-2016 . Subyek penelitian adalah anak usia 4-5 dengan jumlah siswa 14 anak dalam mengumpulkan data penelitian menggunakan observasi. Penelitian ini menggunakan prosentase untuk mengetahui ketuntasan belajar secara individu maupun klasikal baik sebelum maupun setelah penelitian.
Dari hasil penelitian dalam kemampuan menganyam anak dengan menggunakan metode demonstrasi diperoleh data ketuntasan kelas dari siklus I 42,85%, siklus II 64,28% dan siklus III mencapai ketuntasan rata-rata 85,70%. Analisis tentang pelaksanaan penelitian melalui 3 siklus. Berdasarkan keberhasilan peningkatan kemampuan Menganyam anak pada siklus III dengan rata-rata 85,70%, maka peneliti menyimpulkan bahwa kemampuan menganyam anak meningkat dengan menerapkan metode demonstrasi pada anak usia 4-5 tahun TK Bhakti PKK I Desa Genaharjo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban Tahun pelajaran 2015-2016.
No other version available