Penelitian Dosen
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL HAND ON ACTIVITY PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI DI KELAS XI IPS MA MIFTAHUL HUDA LODAN WETAN-SARANG-REMBANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Durrotu Nisa?, 2012 : Penerapan Pembelajaran Kontekstual Hand On Activity Pada Mata Pelajaran Akuntansi Di Kelas XI IPS MA Miftahul Huda Lodan Wetan-Sarang-Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016
Pembimbing : Drs. Suwarno, M.Pd. Drs. Arif Unwanullah, M.Pd
Kata Kunci : Pembelajaran Kontekstual Hand On Activity, Aktivitas belajar, Peningkatan Hasil Belajar
Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh peneliti, aktivitas siswa dalam belajar akuntansi kurang optimal. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti mencoba menggunakan salah satu metode yang sesuai dengan pelajaran akuntansi, yaitu model pembelajaran kontekstualhand on activity.
Model pembelajaran kontekstual hand onactivity merupakan implementasi dari strategi pembelajaran kontruktivistik yang menempatkan siswa sebagai subyek dalam pembelajaran. Artinya, siswa mampu merekonstruksi pengetahuannya sendiri, sedangkan guru hanya sebagai fasilitator saja.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas XI IPS di MA Miftahul Huda Lodan Wetan-Sarang-Rembang Tahun pelajaran 2015/2016.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang mengacu pada prosedur penelitian tindakan yaitu : perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan melalui beberapa instrument, yang terdiri dari lembar observasi, tes, dan angket. subyek penelitian ini adalah 30 siswa kelas XI IPS di MA Miftahul Huda Lodan Wetan-Sarang-Rembang Tahun pelajaran 2015/2016.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual hand on activity sangat baik dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Peningkatan dapat dilihat dari kenaikan aktivitas guru dikategorikan cukup efektif sebesar 66% untuk siklus I, kategori efektif pada siklus II sebesar 81%, dan menjadi kategori efektif pada siklus III sebesar 92%. Aktivitas siswa dikategorikan cukup aktif pada siklus I sebesar 69%, kategori aktif untuk siklus II sebesar 79%, dan skor meningkat menjadi 92% dengan kategori aktif pada siklus III. Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 67%, pada siklus II nilai sebesar 78%,.pada siklus III nilai sebesar 91%.
Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kontekstual hand on activity sangat baik untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Guru akuntansi disarankan untuk menerapkan metode ini dalam pembelajaran Akuntansi karena sangat efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Calon peneliti diharapkan dapat melanjutkan temuan dari metode ini yang lebih signifikan.
No other version available