Buku PGSD
Penerapan Hybrid Pada Tipe Real Workshop untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMK PGRI 2 Tuban Pada Materi Aplikasi Komputer Akutansi (MYOB)
Salah satu penyebab rendahnya hasil belajar siswa kelas XI SMK PGRI 2 Tuban tahun pelajaran 2014/2015 pada mata pelajaran ekonomi akuntansi adalah rendahnya aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran. Aktivitas siswa yang terlihat dalam pembelajaran hanya mendengarkan dan mencatat penjelasan dari guru, sehingga siswa hanya memperoleh pengetahuan dari guru saja tanpa berusaha mencari dan menemukan pengetahuannya sendiri. Sistem pembelajaran yang seperti ini memerlukaan perombakan. Salah satu alternative untuk mengatasi permasalahan itu penulis mencoba menerapkan pembelajaran menggunakan metode hybrid tipe real workshop. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran konsep myob menggunakan metode hybrid tipe real workshop.
Hybrid adalah metode yang bertujuan menggabungkan kekuatan masing-masing teknik tersebut dan meminimalkan kekurangannya, sehingga dapat menjadi alternatif atau solusi untuk mengoptimalkan opini benar atau tidaknya suatu data yang terkumpul untuk dijadikan bahan dalam proses pengambilan keputusan.
Penelitian ini dilakukan di SMK PGRI 2 Tuban dengan subjek penelitian yaitu kelas XI sejumlah 41 siswa. Sumber data primer diperoleh dari siswa kelas XI dan guru kelas, sedangkan data sekunder diperoleh dari guru kelas dan kepala sekolah. Desain penelitian ini adalah PTK dengan 3 siklus dimana tiap siklusnya terdiri dari 4 langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, tes dan angket.
Pada pelaksanaan tindakan siklus I, aktivitas siswa mencapai skor 57,59%. Pada siklus II aktivitas siswa meningkat dengan skor 60,35%. Pada siklus III aktivitas siswa meningkat dengan skor 61,83%. Hasil ini menegaskan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan metode hybrid tipe read workshop dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Untuk hasil belajar siswa, pada pre test siklus I, ketuntasan klasikal hanya mencapai 26,67%, untuk hasil pos test meningkat menjadi 61%. Pada pre test siklus II, ketuntasan klasikal hanya 85%, untuk hasil pos test meningkat menjadi 90%. Sedangkan pada pre test siklus III, ketuntasan klasikal mencapai 60%, dan untuk pos test meningkat 95%. Berdasarkan hasil ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan metode hybrid tipe read workshop dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Berdasarkan pembahasan diatas dapat diberikan rekomendasi bahwa penerapan pembelajaran menggunakan metode hybrid tipe real workshop dapat dijadikan sebagai alternative pembelajaran di kelas dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan rendahnya hasil belajar dan aktivitas siswa
No copy data
No other version available