Buku PGSD
Penerapan Pendekatan Mastery Learning Pada Kelas X AK-1 Dengan Pokok Bahasan Memproses Dana Kas Kecil SMK NU LASEM Tahun Pelajaran 2015/2016
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa dalam proses pembelajaran akuntansi, sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa yang belum optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran akuntansi dengan model pendekatan mastery learning, dan mendeskripsikan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pendekatan mastery learning pada mata pelajaran akuntansi di SMK NU LASEM. Model belajar tuntas (Mastery Learning) termasuk bagian dari belajar individual yang praktek pelaksanaannya adalah belajar dalam kelompok klasikal dengan menumbuhkan ketuntasan belajar secara tuntas melalui perbaikan (remidial) soal dan pengayaan materi pembelajaran yang di terapkan di dalamnya. Model pembelajaran ini mempunyai prinsip bahwa konsep belajar tuntas sangat baik bagi tingkat hasil belajar siswa dalam pembelajaran.
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 3 siklus yang mengacu pada prosedur penelitian tindakan yaitu: planning, action, observation, dan reflection. Penelitian ini dilaksanakan di SMK NU LASEM. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X AK-1tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 26 siswa, dan observer (guru mata pelajaran akuntansi dan mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2012A). Teknik dan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, daftar dokumentasi tentang aktivitas guru dan siswa, lembar observasi, dan tes evaluasi (post test). Analisis data dilakukan dengan cara mengolah skor hasil pengamatan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa dalam bentuk prosentase.
Hasil penelitian ini diperoleh data bahwa Aktivitas guru mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 54,5%, siklus II sebesar 74,84%, dan siklus III sebesar 86,28%. Aktivitas siswa mengalami peningkatan yaitu pada skilus I sebesar 50,8%, siklus II sebesar 71,1%, dan siklus III sebesar 81,06% dan Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada skilus I sebesar 69,04%, siklus II sebesar 75,00%, siklus III sebesar 83,07%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pendekatan Mastery Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar akuntansi siswa kelas X AK-1 SMK NU LASEM tahun pelajaran 2015/2016.
No copy data
No other version available