Realia
PENERAPAN PERMAINAN GOBAK SODOR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK B TK MUSLIMAT THORIQOTUL HIDAYAH DESA LAREN KECAMATAN LAREN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2015 / 2016
ABSTRAKSI
Kholishatun Khoidah, 2016 : ?Penerapan permainan gobak sodor untuk meningkatkan kemampuan motoric kasar anak kelompok B TK Muslimat Thoriqotul Hidayah Desa Laren Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan?
Pembimbing : Dra. Kholifah, S.Psi., M.Pd.
Kata Kunci : Gobak sodor,Kemampuan Motorik Kasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar permainan gobak sodor pada anak kelompok B TK Muslimat Thoriotul Hidayah desa Laren Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan. Penelitian ini dilakukan karena terdapat permasalahan dalam kemampuan motorik kasar pada anak Kelompok B TK TK Muslimat Thoriotul Hidayah desa Laren Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan
Rumusan Masalah pada penelitian ini adalah Apakah penerapan permainan gobak sodor dapat meningkatkan kemampuan Motorik kasar anak Kelompok B TK Muslimat Thoriotul Hidayah Laren-Laren-Lamonga. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui penerapan permainan gobak sodor dalam meningkatkan kemampuan motoric kasar anak kelompok B TK Muslimat Thoriqotul Hidayah Laren-Laren-Lamongan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan rancangan penelitian, penelitian tindakan kelas yang menggunakan siklus PTK model Spiral(Suharsimi Arikunto,2006:74) yang terdiri dari tiga siklus dengan menggunakan subyek yang berjumlah 15 siswa.
Penelitian dilaksanakan di TK Muslimat Thoriqotul Hidayah Laren-Laren-Lamongan, dengan menggunakan instrument pengumpulan data melalui metode observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan secara diskriptif kualitatif, dengan menggunakan tiga siklus. Pada pra siklus hasil yang di capai 13.33%, pada siklus ke I hasil yang di capai 26,67%, pada siklus ke II hasil yang di capai 40.00%, pada siklus ke III hasil yang di capai 80.00%.
Dari Hasil Penelitian yang dilakukan oleh peneliti ternyata di peroleh dari jumlah prosentase keseluruan dari lembar observasi pada kegiatan pra siklus nilai ketuntasan 13.33%. kemudian pada siklus I nilai ketuntasan 26,67%. Dan pada siklus II mencapai 40.00%. dan selanjutnya pada siklus III nilai mencapai 80.00%. Dari hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motoric kasar anak dengan menggunakan penerapan permainan gobak sodor.
No other version available