Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI IPS DI MA MASLAKUL HUDA DENGOK PACIRAN LAMONGAN TAHUN AJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Suwarti. 2016 : Penerapan Model Pembelajaran Advance Organizer Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI IPS di MA Maslakul Huda Dengok Paciran Lamongan Tahun Ajaran 2015/2016.
Pembimbing I : Drs. Arif Unwanullah, M.Pd.
Pembimbing II : Mario Fahmi Syahrial, S.Pd.,M.Pd.
Kata Kunci : Model Pembelajaran, Advance Organizer, Aktivitas,Hasil Belajar.
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, respon siswa dan hasil belajar siswa terhadap model pembelajaran Advance Organizer, dan rumusan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Bagaimana aktivitas guru dalam menerapkan model pembelajaran advance organizers pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS MA Masakul Huda Dengok, 2) Bagaimana aktivitas siswa dalam menerapkan model pembelajaran advance organizers pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS MA Masakul Huda Dengok, 3) Bagaimana respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran advance organizers pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS MA Masakul Huda Dengok, 4) Bagaimana hasil belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran advance organizers pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS MA Masakul Huda Dengok.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPS MA Maslakul Huda Dengok tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 39 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam III siklus. Data dari hasil penelitian diperoleh dari hasil observasi selama kegiatan pembelajaran berlangsung dengan menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta hasil belajar siswa.
Berdasarkan analisis data yang diperoleh dalam penerapan model pembelaaran Advance Organizer, rata-rata aktivitas guru pada siklus I yaitu 38,54% dengan kriteria kurang efektif, sedangkan pada siklus II aktivitas guru mengalami peningkatan menjadi 60,41 % dengan kriteria cukup efektif, dan pada siklus III aktivitas guru meningkat menjadi 84,37% dengan kategori efektif. Sedangkan aktivitas siswa pada siklus I yaitu 44,09% dengan kriteria kurang aktif, aktivitas siswa pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 70,37% dengan kriteria cukup aktif, sedangkan pada siklus III aktivitas siswa meningkat menjadi 94,64% dengan kriteria aktif. Ketuntasan hasil belajar siswa dalam penggunaan model pembelajaran Advance Organizer mengalami peningkatan, hal ini dari hasil post-test pada siklus I yang hanya mencapai tingkat ketuntasan rata-rata 66,41% dengan kategori belum tuntas, pada siklus II ketuntasan hasil belajar siswa rata-rata 71,28% juga belum tuntas, sedangkan pada siklus III ketuntasan hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 84,61% dengan kategori tuntas. Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Advance Organizer positif dengan nilai rata-rata 85,1% menunjukkan bahwa banyak siswa memberikan jawaban setuju.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penerapan model pembelajaran Advance Organizer dapat meningkatkan aktivitas guru dalam kategori efektif, meningkatkan aktivitas siswa dalam kategori aktif, dan meningkatkan hasil belajar dalam kategori tuntas. Jadi pembelajaran ekonomi dengan materi Tahap Pengikhtisaran Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa melalui model pembelajaran Advance Organizer hasil perolehan guru dan siswa lebih baik dibandingkan belum menggunakan model pembelajaran tersebut.
No other version available