Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LAPS-HEURISTIK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DALAM PELAJARAN AKUNTANSI SISWA KELAS X SMK MA?ARIF 4-5 TAMBAKBOYO TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAK
Safa?atin, Sulis. 2016 : Penerapan Model Pembelajaran Laps-Heuristik Dalam Pelajaran Akuntansi Siswa Kelas X SMK Ma?arif 4-5 Tambakboyo Tahun Pelajaran 2015/2016
Pembimbing : Drs. Arif Unwanullah, M.Pd.
Kata Kunci : Penerapan, LAPS-HEURISTK dan peningkatan hasil belajar
Pengembangan model pembelajaran adalah salah satu cara untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia yang dilakukan oleh pemerintah membuat siswa dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang membuat siswa aktif dalam pembelajaran adalah model pembelajaran Laps-Heuristik adalah suatu metode yang merangsang siswa untuk berpikir, menganalisa suatu persoalan sehingga menemukan pemecahannya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dengan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Laps-Heuristik, ingin mendeskripsikan respon siswa dan prosentase hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Laps-Heuristik.
Penelitian dilaksanakan di SMK Ma?arif 4-5 Tambakboyo. Jenis penelitian ini adalah PTK. Subyek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X-Ak Tahun pelajaran 2015/2016. Pada akhir pembelajaran siswa diberikan soal tes.
Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui efektif tidaknya kemampuan guru dalam mengelola model pembelajaran Laps-Heuristik, respon siswa terhadap model pembelajaran, dan hasil belajar siswa. Untuk mengukur keefektifan kemampuan guru dalam mengelola model pembelajaran Laps-Heuristik, maka ditentukan klasifikasi, yaitu 1-2 pengelolaan kurang efektif, 2-3 cukup efektif, dan 3-4 efektif. Sedangkan ketuntasan belajar siswa mengacu pada KKM dengan kriteria 70 dari skor maksimal. Dari hasil analisis data secara deskriptif, diperoleh kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Laps-Heuristik adalah efektif dengan rata-rata nilai aktivitas guru dalam model pembelajaran Laps-Heuristik adalah 2,55 pada saat siklus I siklus II 3,2 dan 3,7 pada saat siklus III, ketuntasan belajar klasikal mencapai 17,24 pada saat siklus I siklus II 79,31 dan 96,55 pada saat siklus III.
Saran yang dapat penulis ajukan adalah bahwa model pembelajaran Laps-Heuristik ini dapat diterapkan pada pokok bahasan ataupun pelajaran pada pengelolaan buku jurnal yang sesuai dengan langkah-langkah. Dukungan lembaga pendidikan dan pihak terkait dalam penerapan model pembelajaran laps-heuristik sangat dibutuhkan.
No other version available