Buku PGSD
STUDI PENAMBAHAN TEPUNG RUMPUT LAUT (Euchema Cottonii) DENGAN PERSENTASE YANG BERBEDA PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BERAT BENIH IKAN NILA GIFT (Oreochromis Niloticus) SKALA LABORATORIUM
RINGKASAN
FINDA ANGGRAINI K, NPM 1309110005. Studi Penambahan Tepung Rumput Laut (Euchema cottonii) Dengan Persentase yang Berbeda Pada Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Berat Benih Ikan Nila Gift (Oreochromis Niloticus) Skala Laboratorium. Dibawah Bimbingan Ibu Marita Ika Joesidawati,St.,M.Si dan Ibu Sri Rahmaningsih, S.Pi., MP
Rumput laut merupakan hasil laut yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Pemanfaatan rumput laut semakin berkembang ke arah komersil dan diekspor sebagai bahan mentah untuk pembuatan agar-agar atau karagenan. Rumput laut salah satu bahan perekat yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan pakan. Tepung rumput laut dapat dimanfaatkan sebagai binder pada ikan.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh percampuran pakan pabrikan dan rumput laut untuk pertumbuhan Ikan Nila Gift (Oreochromis Niloticus). Kegunaan Penelitian ini bagi penulis untuk memperoleh pengetahuan tentang pengaruh penambahan tepung rumput laut Euchema cottonii pada pakan pabrikan terhadap pertumbuhan berat biomas Ikan Nila Gift (Oreochromis Niloticus).
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. Adapun waktu pelaksaan penelitian antara bulan 1 Mei 2015 ? 1 Juni 2015.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Perbedaan Penambahan Tepung Rumput Laut (Euchema cottonii) Pada Pakan Pabrikan Terhadap Pertumbuhan Berat Biomas Ikan Nila Gift (Oreochromis Niloticus). Alat yang digunakan dalam penelitian adalah sebagai berikut : Serok, timbangan, baskom, alat pengukur Ph dan suhu, sterofoam. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah sebagai berikut : Ikan, pakan pabrikan dan tepung rumput laut Euchema cottonii. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Analisa data dengan menggunakan uji F.
Kepadatan 10ekor/sterofoam. Perhitungan rata-rata pertumbuhan mutlak adalah K(0%) = 3gr, A(3%) = 12,67gr, B(6%) = 16%, C(9%) = 13,33%. Berdasarkan hasil analisa uji F dengan hasil analisa nilai F hitung = 62,667 > F 5% (4,07),maka hal tersebut berarti H1 diterima H0 ditolak. Kesimpulannya yaitu terdapat perbedaan sangat nyata pada setiap perlakuan (highly significant).
No copy data
No other version available