Peng.Masy. Prodi ilmu Politik
Perencanaan Dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode MRP (Material Requirement Planning) Di UD Batik Royyan Collection Tuban
Seiring dengan perkembangan dunia industri di Indonesia diikuti dengan persaingan bisnis yang semakin meningkat, menuntut para pelaku bisnis untuk meningkatkan efisiensi di segala bidang. UD Batik Royyan Collection Tuban merupakan industri yang bergerak dalam bidang pembuatan batik. Perusahaan membutuhkan suatu perencanaan dan pengendalian bahan baku karena perencanaan bahan baku sangat berpengaruh terhadap jalannya produksi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku dan mengetahui jumlah pemesanan bahan baku yang optimal.
Variabel penelitian dalam hal ini adalah perencanaan persediaan bahan baku. Sumber data berasal dari sumber internal perusahaan. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder perusahaan tempat penelitian dilakukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara perusahaan. Teknik analisis yang dilakukan yaitu peramalan, agregat, MPS (Master Production Schedule), RCCP (Rought Cut Capacity Planning) dan MRP (Material Requirements Planning) dengan metode lot sizing EOQ (Economic Order Quantity).
Hasil penenelitian menunjukkan produksi jumlah batik pada tahun 2015 adalah 30006 lembar kain batik dengan bahan baku kain total pemesanan 30006 lembar dengan 6 kali pesan dan setiap pesan sebanyak 4879 lembar, total biaya persediaan Rp. 8.402,928,-. Bahan baku lilin total pemesanan 15003 kg dengan 5 kali pesan dan setiap pesan sebanyak 3450 kg, total biaya persediaan Rp. 5.564,948,-. Bahan baku pewarna total pemesanan 900,18 kg dengan 2 kali pesan yaitu sebanyak 845 kg dan total biaya persediaan sebesar Rp. Rp. 1.663,348,-. Maka total keseluruhan biaya persediaan yang dikeluatkan selama 1 tahun untuk semua bahan baku adalah Rp. 15.631.224,-
No other version available