Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI BUSANA BUTIK SMK NEGERI RENGEL TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti,hasil belajar kewirausahaan belum optimal. Untuk mengatasi masalah ini,peneliti mengusulkan salah satu metode yang sesuai dengan mata pelajaran kewirausahaan,yaitu model pembelajaran Bermain Peran (role playing).
Model pembelajaran Bermain Peran (role playing) merupakan metode kooperatif dimana pembelajaran berpusat pada siswa,pembelajaran yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bekerjasama dengan siswa lain dalam tugas-tugas terstruktur.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan mengetahui respon siswa pada mata pelajaran kewirausahaan kelas XI Busana Butik SMKN Rengel Tahun Ajaran 2013/2014
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang mengacu pada prosedur penelitian tindakan.yaitu: perencanaan tindakan,pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi), analisis dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan melalui beberapa instrumen: instrumen non tes (pedoman wawancara,lembar angket,dan dokumentasi) dan instrumen tes. Subyek penelitian ini adalah 36 siswa kelas XI Busana Butik SMKN Rengel Tahun Ajaran 2013/2014
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Bermain Peran (role playing) efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Peningkatan dapat dilihat dari hasil belajar siswa dari siklus I pretest 6 siswa posttest 12 siswa dan siklus II pretest 15 siswa posttest 31 siswa tuntas dalam belajar. Sedangkan 88.88% siswa merespon positif pembelajaran yang telah dilakukan.
Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Bermain Peran (role playing) sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan mendapatkan respon positif dari siswa. Bagi kepala sekolah disarankan untuk menyediakan sarana prasarana untuk mendukung efektifitas penerapan model ini. Guru kewirausahaan disarankan untuk menerapkan model ini dalam pelajaran kewirausahaan karena sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Calon peneliti diharapkan dapat melanjutkan temuan dari model ini yang lebih signifikan.
No other version available