TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING DENGAN ALAT PERAGA PRISMA DAN LIMAS TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA
ABSTRAKSI
Sam, 2015 : Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping dengan Alat Peraga Prisma dan Limas Terhadap Penalaran Matematis Siswa SMP
Pembimbing : Edy Nurfalah, S.Pd, M.Sc
Kata Kunci : model pembelajaran mind mapping, alat peraga, kemampuan penalaran matematis
Penelitian ini didasari oleh masih rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa. Salah satu alternatif yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Mind Mapping dengan alat peraga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Mind Mapping dengan alat peraga terhadap kemampuan penalaran matematis siswa.
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Palang tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitiannya adalah siswa kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan VIII C sebagai kelas kontrol, yang masing-masing berjumlah 34 siswa. Data dalam penelitian adalah data kemampuan penalaran matematis siswa dalam pengajaran pokok bahasan Prisma dan Limas yang diperoleh dengan menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dari penelitian ini, kemudian dianalisis menggunakan analisis uji Mann-Whitney.
Hasil dari analisis uji Mann-Whitney dapat diketahui ada perbedaan rata-rata yang signifikan antara kemampuan penalaran matematis siswa yang diberikan model pembelajaran Mind Mapping dan alat peraga dengan siswa yang tidak diberikan model pembelajaran Mind Mapping dengan alat peraga, hal ini ditunjukkan dengan pengujian hipotesis yang telah dilakukan melalui perhitungan uji statistik Mann-Whitney yang diperoleh bahwa zhitung sebesar -3,517 sedangkan ztabel sebesar -1,96 dengan demikian zhitung <= ztabel. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Mind Mapping dengan alat peraga terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Rata-rata nilai kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Mind Mapping dengan alat peraga adalah sebesar 74,21 sedangkan rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran Mind Mapping dengan alat peraga adalah 65,71.
No other version available