TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DAN REVERSE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMPN 1 JENU
Permasalahan yang kini dihadapi didalam dunia pendidikan adalah bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan yang umumnya dikaitkan dengan tinggi atau rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa. Untuk menjawab itu salah satunya dapat menggunakan model pembelajaran Jigsaw dan Reverse Jigsaw. Tipe Jigsaw melibatkan seluruh siswa dalam belajar dan sekaligus siswa belajar serta mengajarkan apa yang dipelajari kepada orang lain. Penggunaan model pembelajaran yang lain adalah model pembelajaran Reverse Jigsaw dimana model ini merupakan kebalikan dari model pembelajaran tipe Jigsaw, dalam model pembelejaran tipe Reverse Jigsaw melibatkan siswa yang ahli mengajarkan keahlian mereka kepada seluruh kelas.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pengajaran dengan model pembelajaran Jigsaw dan siswa yang mengikuti pengajaran dengan model pembelajaran Reverse Jigsaw pada materi persegi dan persegi panjang? Dan apabila ada perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan, manakah hasil belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang mengikuti pengajaran dengan model pembelajaran Jigsaw dan siswa yang mengikuti pengajaran dengan model pembelajaran Reverse Jigsaw pada materi persegi dan persegi panjang?
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Adakah perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pengajaran dengan model pembelajaran Jigsaw dan siswa yang mengikuti pengajaran dengan model pembelajaran Reverse Jigsaw pada materi persegi dan persegi panjang. Tujuan yang lain adalah untuk mengetahui apabila ada perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan, manakah hasil belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang mengikuti pengajaran dengan model pembelajaran Jigsaw dan siswa yang mengikuti pengajaran dengan model pembelajaran Reverse Jigsaw pada materi persegi dan persegi panjang.
Rancangan penelitian ini terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen I dan kelompok eksperimen II. Kedua kelompok ini diberikan tes yang sama di akhir pembelajaran dan hasilnya dibandingan.
Dari hasil analisis data diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw adalah 65 dan siswa yang menggunakan model pembelajaran Reverse Jigsaw adalah 57,9. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Jigsaw lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran Reverse Jigsaw.
No other version available