Skripsi Ilmu Perikanan
PEMETAAN KOSA KATA BAHASA JAWA DI KABUPATEN TUBAN (STUDI SUBDIALEK MASYARAKAT PESISIR, PEGUNUNGAN, DAN PERSAWAHAN)
ABSTRAKSI
Fathul Huda, 2015 : Pemetaan Kosa Kata Bahasa Jawa Di Kabupaten
Tuban(Studi Subdialek Masyarakat Pesisir,
Pegunungan, Dan Persawahan)
Pembimbing : Dra. Sri Yanuarsih, M.Pd.
Kata Kunci : Pemetaan Kosa Kata, Dialek, Masyarakat Pesisir,
Pegunungan, dan Persawahan Kabupaten Tuban
Potensi bahasa dikabupaten Tuban sangatlah beragam. Khususnya pada bahasa jawa. Dikarenakan kabupaten Tuban berada dalam masyarakat jawa. Hal ini disebabkan dinamisme masyarakatnya juga sangat beragam, dikarenakan letak wilayah-wilayah di kabupaten Tuban yang ada di daerah dekat pesisir pantai utara laut jawa dan juga berada dalam lingkup perbukitan maupun pegunungan kapur bagian barat profinsi jawa timur. Akibatnya terbentuk masyarakat tutur (bahasa) yang beragam menurut tata letak tempat mereka tinggal. Dalam hal ini peneliti menggaris bawahi bahwa penelitian ini akan mendeskripsikan dialek regional dan memetakan dialek masyarakat tutur yang ada diwilayah kabupaten tuban, khususnya wilayah daerah pesisir, pegunungan, dan persawahan.
Perbedaan daerah tempat tinggal masyarakat di Kabupaten Tuban menimbulkan keberagaman masyarakatnya dalam mencari mata pencahariaan. Hal tersebut juga mengakibatkan adanya keberagaman cara mengidentifikasi melalui bahasa masing-masing yang berbeda satu sama lain dan selanjutnya di sebut sebagai variasi dialek masyarakat Pesisir, Pegunungan dan Persawahan di Kabupaten Tuban. Dari latar belakang tersebut dapat dirumuskan (1) Bagaimanakah dialek regional masyarakat pesisir, pegunungan dan persawahan yang ada di kabupaten Tuban ? (2) Bagaimanakah pemetaan kosa kata bahasa Jawa masyarakat pesisir, pegunungan, dan persawahan yang ada di kabupaten Tuban ? sedangkan tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pemetaan kosa kata bahasa jawa di wilayah kabupaten Tuban, (2) Untuk memetakan kosa kata bahasa jawa pada daerah masyarakat pesisir, pegunungan, dan persawahan di kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori dialektologi singkronis yang memadukan metode deskriptif Kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan (1) Teknik pancing, (2) Teknik lanjut cakap semuka, dan (3) Teknik lanjut catat.
Dari penggunaan pendekatan, metode, dan teknik tersebut maka diperoleh hasil sebagai berikut (1) ada tiga kelompok masyarakat di Kabupaten Tuban, yaitu masyarakat pesisir, pegunungan, dan persawahan, (2) ketiganya memiliki dialek yang berbeda satu sama lain, meskipun hanya dalam taraf sinonim kosa kata yang mereka gunakan, (3) dari 306 pertanyaan dari korpus data kurang lebih ada 20 kosa kata yang benar-benar berbeda satu sama lain yang kemudian disajikan dalam tabel tercetak tebal dan miring, dan selanjutnya dimasukkan kedalam peta kosa kata.
No other version available