Skripsi Ilmu Perikanan
ANALISIS NILAI RELIGIUS DAN IDEOLOGI TOKOH PADA NOVEL 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA ?MENAPAK JEJAK ISLAM DI EROPA? KARYA HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA
ABSTRAKSI
Hilyatus Sholihah, 2015: Analisis Nilai Religius dan Ideologi Tokoh Pada Novel 99 Cahaya di langit Eropa Karya Hanum Salsabiela rais dan Rangga Alamhendra.
Dosen Pembimbing : Dra.Sri Yanuarsih, M.Pd
Kata kunci : Nilai Religius dan Ideologi Tokoh
Sastra merupakan dunia yang unik. Sastra dunia fiktif yang memiliki seribu wajah. Banyaknya wajah yang dimunculkan sastra, sebanyak kesadaran jiwa (imajinasi) manusia yang membacanya. Banyaknya rupa yang diperlihatkan sastra sebanyak aspek-aspek kehidupan realitas kehidupan diman sastra itu diciptakan. Imajinasi dan realitas adalah dua sisi dari mata uang yang bernama sastra. Dua wajah yang dibolak-balik muncul dalam proses pembacanya. Ketika dipandang sebagai imajinatif, sastra memunculkan realitas masyarakat, aktual dan imajinatif sehingga mampu memberikan hiburan-hiburan dan kepuasan rohaniyah pembacanya.
Novel merupakan prosa rekaan yamg menyuguhkan tokoh dan menampilkan serangkaian peristiwa serta latar secara tersusun. Novel sebagai karya imajinatif mengungkapkan aspek-aspek kemanusiaan yang mendalam dan menyajikanya secara halus. Novel tidak hanya sebagai alat hiburan, tetapi juga sebagai bentuk seni yang mempelajari dan meneliti segi-segi kehidupan dan nilai-nilai baik buruk dalam kehidupan ini dan mengarahkan pada pembaca tentang budi pekerti yang luhur. Novel sebagai karya sastra memiliki dua unsur yaitu unsur Intrinsik dan Ekstrinsik.
Unsur Intrinsik adalah unsur pembangun karya sastra dari dalam karya sastra itu sendiri. Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang mempengaruhi lahirnya karya sastra dari luar karya sastra itu tetapi secara tidak langsung mempenagruhi bangunan atau sistem organisme karya sastra, di dalam karya sastra terdapat banyak nilai, salah satunya adalah nilai religius.
Nilai religius merupakan nilai ketuhanan atau kepercayaan yang berasal dari Tuhan yang banyak di akui kebenaranya atau yang dapat di terima oleh manusia dan tidak berubah dengan perubahan masyarakat yang menganutnya. Nilai religius ini bersumber pada kepercayaan dan keyakinan manusia (A.A Waskito, 2010:461). Yang meliputi; (1) nilai ketuhanan, (2) nilai ibadah, (3) nilai ahlak(4) nilai ketakwaan, (5) nilai ruhul jihad, (6) nilai keteladanan, dan (7) nilai kerohanian.
Ideologi tokoh merupakan suatu kumpulan ide tau gagasan para tokoh yang sesuai dengan akal sehat bukan gagasan palsu yang berontasi pada tindakan yang di organisir menjadi suatu sistem yang teratur. (Antonine Destut, 1998:143). Yang meliputi; (1) ideologi tokoh konservatisme (2) ideologi tokoh liberalisme dan (3) ideologi tokoh demokrasi islam.
Dalam penelitian ini penulis menganalisis nilai religius dan ideologi tokoh dalam novel 99 Cahaya di langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dengan rumusan masalah : (1) bagaimanakah unsur intrinsik yang meliputi Tema, tokoh dan penokohan, dan setting pada novel 99 cahaya di langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra? Nilai Religius antar lain: (1) bagaimanakah nilai Religius ketuhanan dalam novel 99 cahaya di langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra? (2) bagaimanakah nilai religius ibadah dalam novel 99 Cahaya di langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra? (3) bagaimanakah nilai religius Ahlak pada novel 99 cahaya di langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Alamahendra? Ideologi tokoh dengan rumusan masalah: (1) bagaimanakah ideologi tokoh konservatisme pada novel 99 cahaya di langit eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra?, (2) bagaimanakah ideologi tokoh liberalisme pada novel 99 cahaya di langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra?, (3) bagaimanakah ideologi tokoh demokrasi islam pada novel 99 Cahaya di langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra?
Untuk menganalisis nilai religius dan ideologi tokoh pada novel 99 cahaya di langit eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra, penulis menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan analitis dan pendekatan religius. Pendekatan analitis adalah suatu pendekatan yang berusaha memahami gagasan, cara pengarang menampilkan gagasan atau mengimajikan ide-idenya, sikap pengarang dalam menampilkan gagasan-gagasanya, elemen intrinsik dan mekanisme hubungan dari setiap elemen intrinsik mampu membangun adanya keselarasn dan kesatuan dalam rangka membangun totalitas maknanya. Sedangkan pendekatan religius adalah Pendekatan Religius merupakan pendekatan yang digunakan sebagai jembatan untuk menyelesaikan permasalahan penelitian,
Novel 99 cahaya di langit eropa karya Hanum salsabiela rais dan Rangga almahendra ini menceritakan tentang menapak jejak islam di eropa.
Kesimpulan dari hasil analisis Nilai Religius dan Ideologi tokoh pada novel 99 cahaya di langit eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga almahendra ini dengan batasan masalah unsur intrinsik yang meliputi: tema, tokoh dan penokohan,setiing. Serta nilai religius yang meliputi: ketuhanan, ibadah, Ahlak. Serta ideologi tokoh meliputi: konservatisme, liberalisme, dan demokrasi islam.
Saran-saran penulis kepada pihak-pihak ynag terkait denagn pemerhati sastra membaca novel 99 cahaya di langit eropa karya Hanum salsabiela rais dan Rangga Almahendra seperti yang telah diketahui pada bab 1 dan II, bahwa unsur intrinsik yang peneliti analisis hanya terbatas pada tiga unsur (tema, tokoh dan penokohan, setting), dan nilai religius (ketuhanan, ibadah, ahlak), serta ideologi tokoh (konservatisme, liberalisme, demokrasi islam). Saranuntuk peneliti selanjutnya analisislah unsur intrinsik, nilai religius dan ideologi tokoh lainnya, sehingga pengetahuan kita tentang karya sastra semakin bertambah dan berkembang.
No other version available