Skripsi Ilmu Perikanan
ANALISIS PERWATAKAN TOKOH DAN NILAI BUDAYA DALAM ?ROMAN LARASATI? KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER
ABSTRAKSI
Rosyidah Afifatur, 2015 : Analisis Perwatakan Tokoh dan Nilai Budaya dalam Roman Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer
Pembimbing : Drs. I Wayan Letreng, M.Pd
Kata Kunci : Perwatakan Tokoh dan Nilai Budaya
Karya sastra diciptakan oleh sastrawan untuk dinikmati, dipahami, dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Sastrawan itu sendiri adalah anggota masyarakat, ia terikat oleh status sosial tertentu. Sastra adalah lembaga sosial yang menggunakan bahasa sebagai medium, bahasa itu sendiri merupakan ciptaan sosial. Sastra menampilkan gambaran kehidupan dan kehidupan itu sendiri adalah suatu kenyataan sosial. Karya sastra yang ditulis oleh seorang sastrawan dapat diwujudkan dalam tiga bentuk, yaitu puisi, prosa fiksi, dan drama. Dan salah satu karya yang diminati oleh kebanyakan pengarang adalah prosa fiksi, khususnya roman.
Roman Larasati merupakan karya dari Pramoedya Ananta Toer. Pramoedya Ananta Toer, menyuguhkan pentas romantika sejarah yang mengisahkan perjalanan seorang perempuan bernama Larasati atau Ara dari daerah pedalaman (Yogyakarta) ke daerah pendudukan (Jakarta). Ara adalah seorang aktris panggung dan bintang film yang ingin mulai lagi main film untuk kepentingan revolusi. Dalam perjalanannya tersebut ia bertemu dengan pejuang-pejuang yang rela mengorbankan nyawanya demi kemerdekaan. Dari pertemuan tersebut ia berjanji tidak akan bermain film untuk propaganda Belanda melainkan untuk kepentingan perjuangan. Karena roman ini lahir pada zaman penjajahan maka peneliti yakin bahwa roman Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer ini akan sangat menarik karena akan dipenuhi dengan kejadian-kejadian yang mengandung patriotisme dan nasionalisme tokoh-tokoh di dalamnya. Hal ini akan membuat roman ini sangat menarik untuk dianalisa. Fakta-fakta sosial yang terjadi dalam roman ini sangat unik karena terjadi pada era penjajahan. Situasi kekuasaan yang belum stabil pada saat itu membuat peneliti tertantang untuk meneliti Roman Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer ini dengan harapan penelitian ini memberikan manfaat bagi peneliti dan masyarakat untuk mengambil berbagai pelajaran hidup.
Maka, dari penulis selaku pembaca tertarik untuk mengungkap bagaimana perwatakan-perwatakan tokoh dan nilai-nilai budaya yang ada dalam roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toer.
Sebagai pokok pembahasan penelitian ini, maka dirumuskan suatu rumusan masalah, yang terbagi menjadi rumusan masalah umum dan rumusan masalah khusus. Untuk rumusan masalah umum yaitu Bagaimanakah Perwatakan Tokoh dan Nilai Budaya dalam Roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toer. Sedangkan rumusan masalah khusus, Analisis Perwatakan Tokoh yaitu, (1) Bagaimanakah perwatakan tokoh berdasarkan id dalam roman Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer?, (2) Bagaimanakah perwatakan tokoh berdasarkan ego dalam roman Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer?, (3) Bagaimanakah perwatakan tokoh berdasarkan superego dalam roman Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer?.
Untuk Analisis Nilai Budaya dalam roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toer secara khusus yaitu, (1) Bagaimanakah Nilai Budaya dalam Hubungan Manusia dengan Dirinya Sendiri yang terdapat dalam roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toer?, (2) Bagaimanakah Nilai Budaya dalam Hubungan Manusia yang terdapat dalam roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toer?.
Tujuan dari penelitian ini sendiri terbagi menjadi dua, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis perwatakan tokoh dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Roman Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer. Sedangkan Tujuan khususnya adalah untuk memperoleh gambaran objektif tentang Perwatakan tokoh dalam Roman Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer, yang meliputi; perwatakan tokoh berdasrkan id, ego, dan superego dalam roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toer. Sedangkan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toer yang meliputi; nilai budaya dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan nilai budaya dalam hubungan manusia dengan sesama manusia.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif , melalui pendekatan psikologi sastra dan pendekatan sosiologi sastra. Teori psikologi sastra yang digunakan untuk menganalisis perwatakan tokoh adalah teori kepribadian Sigmund Freud. Sedangkan teori sosiologi sastra yang digunakan untuk menganalisis nilai budaya adalah teori Djamaris.
Dari hasil data dan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, didapatkan bahwa perwatakan-perwatakan tokoh berdasarkan psikologi menjurus pada struktur Sigmund Freud yang berupa id, ego, dan superego. Sedangkan nilai budaya dalam dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, terdapat sikap Kerja keras, Kewaspadaan, Tanggung jawab, Menuntut ilmu, dan Keberanian. Untuk nilai budaya dalam hubungan manusia dengan sesama manusia terdapat sikap, Musyawarah, Gotong royong, Kebijaksanaan, dan Saling menolong.
Dan dengan adanya penelitian ini, peneliti mengharapkan dapat memberikan sumbangan teori sastra dalam mengapresiasi roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toer. Selain itu juga dapat menjadi referensi bagi peneliti lain yang akan mengkaji roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toerdari sisi yang lain, juga dapat menjadi sumber inspirasi serta penambah wawasan bagi pembaca.
No other version available