Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THE LEARNING CELL DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS X SMK NU PALANG TUBAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Berdasarkan studi awal yang dilakukan oleh peneliti, yang diperoleh dari hasil wawancara dengan guru Kewirausahaan, observasi awal, dan pemberian angket kepada siswa, aktivitas siswa dalam proses pembelajaran belum maksimal atau tergolong masih rendah, sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa yang belum optimal. Untuk itu diperlukan usaha-usaha yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Kewirausahaan dengan mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dan inovatif. Salah satu model pembelajaran yang dipandang sesuai untuk mengatasi masalah tersebut, adalah dengan menerapkan model pembelajaran The Learning Cell. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas belajar siswa pada saat proses kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran The Learning Cell dalam meningkatkan hasil belajar Kewirausahaan siswa kelas X SMK NU Palang Tuban.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang bersifat kolaboratif yang dilaksanakan selama 3 siklus, dan mengacu pada prosedur penelitian tindakan yaitu: planning, action, observation, dan reflection. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X SMK NU yang terlerak di Jl. Raya Palang Tuban. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, lembar, daftar dokumentasi, lembar observasi, dan tes evaluasi (post test). Analisis data dilakukan dengan cara mengolah skor hasil pengamatan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa dalam bentuk prosentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran The Learning Cell efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di SMK NU Palang. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar Kewirausahaan siswa kelas X SMK NU Palang dengan model pembelajaran The Learning Cell mengalami peningkatan. Hal ini terlihat pada : (a) lembar observasi aktivitas guru dalam mengelola KBM menunjukkan aktivitas guru meningkat yakni siklus I sebesar 45%, siklus II sebesar 67%, dan siklus III sebesar 90%. (b) lembar observasi aktivitas siswa dalam pembelajaran menunjukkan aktivitas siswa meningkat yakni siklus I sebesar 44%, siklus II sebesar 65% dan siklus III sebesar 88%. (c) hasil belajar siswa meningkat yaitu pada siklus I sebesar 48%, siklus II sebesar 72% dan siklus III sebesar 92%. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran The Learning Cell sangat efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
No other version available